Raup Cuan Miliaran dari Jual Foto Selfie di NFT, Ghozali Everyday Wajib Lapor Pajak


Fokus
medan.com
: Pemuda bernama Sultan Gustaf Al Ghozalin atau lebih dikenal Ghizali Everyday ramai diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut usai dia meraih keuntungan miliaran rupiah dari hasil penjualan foto selfie-nya yang dilakukannya setiap hari, dalam lima tahun terakhir.

Menurut mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Udinus Semarang itu, terdapat 932 foto selfie dirinya yang terjual lewat Non Fungible Token (NFT) di platform Opensea.io.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Neilmaldrin Noor mengatakan, Ghozali wajib melaporkan penghasilannya kepada Ditjen Pajak. Nantinya penghasilan Ghozali akan dikenakan pajak penghasilan atau PPh.

“Sebagaimana disebutkan dalam UU PPh, setiap tambahan kemampuan ekonomis dikenakan pajak. Hal itu termasuk transaksi yang sedang kita bahas ini, maka tetap dikenakan pajak dengan sistem self assessment,” kata Neil kepada merdeka.com, Jakarta, Jumat (14/1).

Neil mengatakan, aset NFT maupun aset digital lainnya wajib dilaporkan di SPT Tahunan dengan menggunakan nilai pasar tanggal 31 Desember pada tahun pajak tersebut. Meski demikian, sampai dengan saat ini, pajak transaksi NFT maupun kripto masih dalam pembahasan pemerintah.

“Pemerintah belum mengenakan pajak secara khusus terhadap transaksi digital tersebut. Namun, ketentuan umum aturan perpajakan tetap dapat digunakan,” katanya.

Cerita Ghozali Hingga Raup Miliaran Rupiah

Sebelumnya, Ghozali bercerita bahwa ratusan foto tersebut diunggahnya baru sekitar Desember 2021 lalu. “Awalnya berpikir mungkin lucu kalau ada kolektor yang punya (foto) saya,” katanya dikutip dari Antara Semarang.

Foto-foto unggahannya itu kemudian dipromosikan oleh komunitas NFT Indo. “Harga awal yang saya tawarkan sekitar USD 3,” tambahnya.

Namun kemudian, banyak kolektor yang membeli, termasuk sejumlah pesohor tanah air. Beberapa pesohor yang ikut membeli hasil jepretan swafoto yang dilakukannya setiap hari mulai 2017 hingga hari ini tersebut di antaranya koki selebritas Arnold Purnono atau yang lebih dikenal dengam Chef Arnold serta selebgram Reza Arab.

Nilai jual 932 foto yang dijual lewat NFT Opensea tersebut, kata dia, mencapai Rp12 miliar, di mana 10 persen dari hasil penjualan itu menjadi haknya.

Ada 932 swafoto Ghozali yang buatnya sejak dirinya lulus SMK hingga memasuki semester 7 kuliahnya di Udinus.

Dia menceritakan, awal mula koleksi swafoto selama 5 tahun tersebut karena terinspirasi untuk membuat karya animasi timelapse. Ghozali masih memiliki target untuk meneruskan koleksi swafotonya tersebut hingga lulus kuliah nanti.

Adapun uang hasil penjualan foto dirinya itu, menurut dia, akan diinvestasikan untuk mewujudkan impiannya. Usai lulus kuliah, pemuda 22 tahun ini berkeinginan untuk bekerja di studio animasi, sebelum nantinya memiliki studio animasinya sendiri.(yaya)