Polrestabes Medan Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Polrestabes Medan musnahkan barang bukti Narkoba. Ist

Fokusmedan.com : Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polrestabes Medan memusnahkan sejumlah barang bukti narkotika yang diamankan sejak dua bulan terakhir, Selasa (11/1/22).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 33 Kg sabu, 19 Kg ganja dan 12.776 butir pil ekstasi. Barang bukti tersebut hasil tangkapan dari bulan November hingga bulan Desember 2021, termasuk tangkapan awal Januari 2022.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, barang bukti tersebut didapat dari 8 penindakan dan 8 laporan polisi (LP) dengan meringkus sebanyak 15 tersangka.

“Ini merupakan hasil pengungkapan yang dilakukan Satres Narkoba sebanyak 7 kasus dan 1 kasus oleh Unit Reskrim Polsek Helvetia,” ujar Riko didampingi Kasat Narkoba Kompol Rafles Marpaung dan Wakasat AKP M Ainul Yaqin, Selasa (11/1/22).

Riko menjelaskan, Dari hasil pengungkapan 33 Kg sabu setidaknya pihaknya menyelamatkan 330.684 orang dengan estimasi 1 gram bisa gunakan untuk 10 orang.

“Total kerugian negara yang terselamatkan sekitar Rp 21 miliar lebih dengan perhitungan harga jual 1 gram sabu Rp 650 ribu,” sebutnya.

Untuk ekstasi, kata Riko, kerugian negara yang terselamatkan sekitar Rp 1,2 miliar, dengan perkiraan tiap 1 butir ekstasi dijual seharga Rp 100 ribu. Sedangkan jumlah orang yang terselamatkan sekitar 12.776 orang.

“Kalau untuk ganja jumlah kerugian negara yang terselamatkan Rp 1,9 juta dengan estimasi harga jual tiap 1 gramnya senilai Rp 10 ribu, dimana sebanyak 190.021 orang berhasil diselamatkan,” ucapnya.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap dalam pemusnahan barang bukti ini adalah kasus seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial YZ (45) yang menjadi pengedar 9 Kg sabu dan 2.800 butir pil ekstasi.

Janda satu anak yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) ini mengaku sudah 3 kali mengedarkan sabu di wilayah Medan. Kasus yang diungkap Unit Reskrim Polsek Helvetia ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka AS yang diamankan pada 25 November 2021 dengan barang bukti 40 butir ekstasi.

Dari tangan YZ, tim menemukan 9 Kg sabu dan 2.800 butir pil ekstasi. Saat diinterogasi, tersangka mengakui kalau barang itu memang punya dia yang dititipkan oleh seseorang yang tidak dikenalnya.

“Dari bulan Desember 2021 saya menjual narkoba. Keuntungan yang saya dapat Rp 500 ribu,” pungkasnya.(Rio)