Ini Jam Rawan Aksi Begal dan Curanmor yang Perlu Diwaspadai

Masyarakat harus waspadai Jam rawan begal di Medan. Ist

Fokusmedan.com : Aksi kejahatan jalanan seperti perampokan begal dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Kota Medan kembali mengganas di awal tahun 2022.

Kini, pelaku begal beraksi tak pandang bulu. Seorang ibu petugas kebersihan juga mereka hajar hingga babak belur. Korban, Romadhoni Hasibuan (53) luka-luka dibegal di Jalan Pinus Medan dan kemudian pelaku melarikan sepeda motor korban.

Tak berhenti sampai disitu, seorang ibu petugas kebersihan bernama Surtinem alias Inem (45) juga menjadi korban. Saat bekerja membersihkan Jalan Sudirman Medan, kendaraan roda duanya raib dicuri.

Atas kejadian ini, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi menjadi korban kejahatan jalanan.

Data dihimpun dari Polrestabes Medan, Rabu (5/1/2022), diketahui aksi begal, pencurian rumah dan curanmor kerap terjadi pada tengah malam hingga pagi hari.

Namun, jangan lengah, pada siang bolong pun aksi kejahatan juga sering terjadi.

Untuk kasus begal atau pencurian dengan kekerasan (Curas) sepanjang tahun 2021 terjadi 184 kasus dengan waktu kejadian paling banyak pada pada dinihari hingga pagi hari pukul 00.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB, total terjadi 40 kali aksi perampokan.

Pada malam hari ke tengah malam pukul 21.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB, dengan jumlah kasus 29 kasus.

Jam rawan begal di Medan bukan hanya malam hari, waktu siang hari juga rawan aksi begal yakni sekitar pukul 12.00 – 15.00 WIB, dengan jumlah 29 kasus. Pukul 15.00 – 18.00 WIB.

Berikutnya, 27 kasus perampokan juga terjadi pada sore hingga malam tepatnya pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Untuk aksi Curanmor, sepanjang tahun 2021 terjadi 1.040 kasus dengan waktu kejadian paling banyak pada sore hingga malam hari tepatnya pukul 18.00 – 21.00 WIB dengan jumlah kasus 198.

Menyusul di waktu pagi hari yakni pukul 03.00 – 06.00 WIB berjumlah 177 kasus, dan pukul 06.00 – 09.00 WIB berjumlah 151 kasus.

Kemudian untuk kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) atau pembobolan rumah, sepanjang tahun 2021 terjadi 1061 kasus.

Jam rawan kejadian Curat terjadi pada pagi hari pukul 03.00 – 06.00 WIB, sebanyak 210 kejadian. Dan pukul 06.00 WIB – 09.00 WIB sebanyak 169 kejadian.

Terkait jam rawan tersebut polisi mengaku telah meningkatkan patroli. Meski begitu, masyarakat tetap diharapkan kewaspadaannya dan lebih berhati-hati.

“Kita meningkatkan patroli khusus untuk 3C (Curas, Curat, Curanmor), sama kegiatan rutin yang ditingkatkan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menanggapi maraknya aksi kejahatan jalanan.

Selain itu untuk memburu pelaku begal yang meresahkan masyarakat, Riko mengatakan pihaknya juga membentuk tim khusus.

“Kita akan bentuk tim untuk menelusuri itu ada tim khusus, termasuk unit patroli untuk 3C, sudah berjalan,” ujar Riko.(Rio)