Alhamdulillah, Inem Petugas Kebersihan Korban Curanmor Dapat Bantuan 1 Motor dari Jurnalis Medan

Fokusmedan.com : Suratinem (45) petugas Kebersihan Kota Medan menerima bantuan satu unit sepeda motor setelah menjadi korban curanmor saat bekerja menyapu jalanan di Jalan Agus Salim, Kecamatan Medan Polonia beberapa hari lalu.

Sepeda motor itu diterima Suratinem warga Kabupaten Deliserdang, hasil bantuan dari rekan-rekan Warkop Jurnalis Medan, Rabu (5/1).

Salah satu wartawan senior, Resi Erlangga mengatakan bantuan bahwa sepeda motor itu merupakan sumbangsih dari kawan-kawan jurnalis sebagai rasa prihatin kepada Suratinem. Di mana, nantinya Suratinem bisa bekerja kembali seperti sediakala.

“Inem sebagai pasukan melati, juga bekerja di Warkop Jurnalis. Dia kadang membantu kami para wartawan untuk membuatkan minum dan makanan. Makanya, rekan-rekan jurnalis menyisihkan sedikit rezeki untuk menggantikan sepeda motornya yang hilang dicuri,” kata Resi.

Usai menerima bantuan, Suratinem mengaku bantuan yang diberikan kepadanya sangat berarti dan akan terus dijaganya.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada teman-teman wartawan, semoga motor ini menjadi berkah untuk saya, dan kedepan saya akan berhati-hati dalam bekerja,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa Suratinem adalah petugas kebersihan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dari kelompok Melati. Dirinya menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Agus Salim Medan, Selasa (4/1).

Suratinem, yang kesehariannya sebagai penyapu jalanan di kawasan Jalan Sudirman Medan terpaksa harus merelakan sepeda motor metik dengan nomor polisi BK 5053 MBH hilang setelah dua pria mencurinya di Jalan Agus Salim Medan sekitar pukul 06.30 WIB.

Melihat sepeda motornya hilang, Suratinem langsung membuat laporan ke Polsek Medan Baru untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Terkait laporan itu, Kapolsek Medan Baru Kompol Teuku Fathir mengatakan bahwa pihaknya yang menerima laporan tersebut langsung menindaklanjuti laporan itu.

“Kita sudah menerima laporannya dan sudah melakukan olah TKP,” ucapnya kepada wartawan di Warkop Jurnalis Medan.

Dari hasil olah TKP, kata Fathir bahwa pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti seperti rekaman CCTV yang berada di lokasi kejadian.

“Kita amankan CCTV dan dari CCTV kita lihat ada dua pelaku yang melakukan aksinya tersebut dan kita akan melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya,” ujarnya.

Fathir mengungkapkan bahwa, dari CCTV tersebut, salah satu pelaku mengambil sepeda motornya dengan cara merusak kunci stangnya kemudian membawa lari sepeda motor ke arah Jalan A. Rifai.

“Di CCTV ada dua pelaku pria yang mengendarai sepeda motor dan mengambil sepeda motor korbannya dengan cara merusak kunci stang. Kita harap kasus ini segera kita tuntaskan,” tandasnya.

(Rio)