Kota Medan Naik ke PPKM Level II, Ini Penyebabnya

Ilustrasi Corona. Getty Images

Fokusmedan.com : Sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang memperpanjang status pandemi Covid-19 di Tanah Air melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2021 yang diteken pada 31 Desember 2021, kemarin.

Untuk Kota Medan sendiri kembali naik level dari PPKM Level I menjadi II. Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah menyampaikan kenaikan level disebabkan belum tercapainya cakupan vaksinasi lansia dan adanya kasus Omicron.

Namun, jelas Taufik, bila melihat trend kasus Covid-19 di Kota Medan memang saat ini masih cenderung mengalami penurunan. Hanya saja akibat adanya temuan kasus Omicron warga asal Medan di Jakarta, untuk mengantisipasinya, levelnya dinaikkan lagi.

Dia mengaku, di Medan sendiri kasus omicorn yang ada hanyalah kasus suspek yang setelah dilakukan tracing kepada sejumlah kontak erat, hasilnya adalah negatif. Kendati demikian, Taufik menyatakan, pihaknya tetap akan mengirimkan sampelnya ke Jakarta.

“Semua hasilnya negatif, namun tetap kita kirimkan ke Jakarta. Mudah mudahan hasilnya negatif juga,” tuturnya.

Sementara itu, terkait vaksinasi lansia, Taufik menyebutkan saat ini capaiannya masih 53 persen. Menurutnya, penyebab ini karena ada lansia yang tidak mau, takut, dan termakan hoaks.

“Padahal Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada vaksinasi lansia hanya kecil dan itupun KIPI ringan,” ucapnya.

Oleh karena itu, untuk mengejar target vaksinasi lansia, pihaknya akan gencar melanjutkan vaksinasi di faskes -faskes. Dia menyebutkan, Dinas Kesehatan juga akan dibantu oleh BIN dengan memberi bantuan sembako agar para lansia mau divaksin.

“Karena dengan vaksinasi akan lebih aman kesehatannya di pandemi ini. Ada empat jenis vaksin di faskes yaitu Sinovac, astrazeneca, prifizer, moderna, untuk stok vaksin juga cukup,” tandasnya.

(Riz)