Gajah Liar Digiring dari Pesantren Umar bin Khattab Riau ke Habitat


Fokus
medan.com
: Tim Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau bersama masyarakat melakukan penggiringan gajah liar agar menjauh dari permukiman warga. Itu dilakukan setelah tim mendapat laporan adanya gajah yang sudah sepekan berkeliaran di belakang pondok pesantren Umar bin Khattab.

Plt Kepala BBKSDA Riau, Hartono mengatakan, warga melihat gajah liar itu lalu melapor ke aparat Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Riau.

“Satwa gajah saat ini posisinya di Km 8 wilayah Desa Karya Indah. Tepatnya berada di belakang pondok pesantren Umar bin Khattab,” ujar Hartono Rabu (29/12).

Dia menjelaskan, penggiringan satwa gajah dilakukan dengan bunyi-bunyian mercon (petasan) dan membuat api unggun di tempat-tempat yang ada gangguan satwa bernama latin elephas maximus sumatranus itu.

“Penanganan satwa liar BBKSDA Riau sudah turun ke lapangan dan bersama masyarakat melakukan penggiringan,” imbuhnya.

Menurutnya, penggiringan yang dilakukan tim penanganan satwa liar bersama warga dan pemilik kebun dibantu oleh gajah dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas.

Tujuannya untuk menggiring gajah-gajah tersebut keluar dari kawasan perkebunan dan Desa Karya Indah.

“Hingga saat ini, tim penanganan satwa BBKSDA Riau masih berada lokasi. Mereka melakukan pendampingan dan penjagaan warga dan pemilik kebun,” tandas Hartono.(yaya)