JK Nilai Relawan Ujung Tombak Pelayanan Dalam Penanggulangan Bencana


Fokus
medan.com
: Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla atau JK mengatakan, relawan merupakan ujung tombak pelayanan dalam penanggulangan bencana. Karenanya, menurut JK, kebersamaan relawan merupakan kunci dalam pertolongan.

“Semangat kebersamaan tak terhentikan bukan hanya untuk relawan PMI, Hari Relawan hari ini bukan hanya milik PMI, tetapi milik semua relawan yang bekerja buat kemanusiaan,” kata JK dalam peringatan Hari Relawan PMI di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (26/12).

JK mencontohkan, kebersamaan relawan terjadi pada saat tsunami di Aceh pada akhir 2004 silam. Berbagai operasi penanggulangan bencana oleh PMI, kata JK, merupakan bukti bahwa latihan, pengabdian, serta kerelaan merupakan kunci dalam penanggulangan bencana.

“Relawan bekerja dengan ikhlas, dengan sebaiknya dan membantu dengan keahlian. Keahlian inilah yang dapat membantu meringankan kesulitan masyarakat tertimpa musibah. Ditopang oleh organisasi yakni PMI, yang memfasilitasi dan mendorong logistik yang baik untuk membantu pelayanan,” jelas JK.

Sebagai informasi, Hari Relawan PMI ditetapkan setahun setelah bencana tsunami Aceh. Hal itu dicanangkan oleh Presiden kelima Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan tujuan untuk memacu semangat kebersamaan relawan yang tidak terhentikan dalam menghadapi situasi krisis.

JK meyakini relawan PMI tidak hanya berperan tarkait tanggap bencana alam, namun juga dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sebab menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), relawan adalah pemangku kepentingan utama dalam komunikasi risiko dan keterlibatan masyarakat.

Saat ini, sebanyak 300.050 relawan dikerahkan PMI dalam penanggulangan Covid-19. Jumlah itu belum termasuk relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) yang tersebut di ratusan Desa di Indonesia. Namun di balik kesuksesan relawan yang sukses membantu menanggulangi respons Covid-19, terdapat puluhan relawan yang juga harus kehilangan nyawa. PMI mencatat, ada 55 nyawa relawan yang meninggal akibat operasi Covid-19.(yaya)