Satreskrim Bekuk Tersangka Penikam Seorang Wanita

 

Ist/fokusmedan.com

 

Fokusmedan.com : Kurang dari 1×24 jam Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus tersangka penikaman yang melarikan mobil seorang wanita yang ditemukan terkapar di Jalan KL Yos Sudarso Medan. Motif pelaku menikam korban yang juga teman dekatnya ini, karena kesal selalu dimintai uang setiap kali bertemu.

“Korban Indah Khairani (26) warga Jalan Sekata, Gang Flamboyan, Kelurahan Sei Agul,  Kecamatan Medan Barat merupakan teman dekat tersangka, MNF (26). Motifnya tersangka kesal karena selalu dimintai uang setiap bertemu dengan korban,”jelas Kasat Reskrim, Kompol M Firdaus saat merilis kasus ini, Rabu (22/12) di Mapolrestabes Medan.

Lebih jauh, usai menerima informasi adanya seorang wanita yang ditemukan terkapar dengan luka tusukan di Jalan KL Yos Sudarso Medan, tim gabungan Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan dan Jatanras Ditreskrimum Poldasu bergerak melakukan penyelidikan. Hasilnya, kurang dari 1×24 jam tersangka bersama mobil mini bus bernomor polisi BK 1273 ZA milik korban berhasil ditemukan.

Namun, saat hendak diamankan tersangka berusaha melakukan perlawanan. Petugas langsung memberikan tindakan tegas (tembakan) ke kedua kaki tersangka. Selanjut tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan medis.

Selain mengamankan tersangka yang merupakan karyawan Wijaya Karya (Wika) ini petugas juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan tersangka untuk menikam korban dan 1 unit mobil bernomor polisi BK 1273 ZA milik korban. “Kita juga sedang memeriksa para saksi termasuk karyawan Bali Kado tempat tersangka membeli pisau,”jelas Kasat.

Sementara, tersangka, MNF (26) pada wartawan mengaku kenal dengan korban lewat Instagram (IG). Pelaku mengaku kesal terhadap korban karena setiap kali bertemu korban selalu memintai uang. “Setiap kali ketemu dia selalu minta uang. Katanya untuk keperluan sehari-hari. Karena gengsi ya aku beri. Kadang Rp 1 juta kadang Rp 1,5 juta,”bebernya.

Dalam pengakuannya juga, tersangka tidak berniat untuk mencuri mobil korban. Usai kejadian penikaman tersangka kebingungan dan terpaksa membawa mobil korban. Sedangkan pisau yang digunakannya untuk menikam korban baru saja dibeli dari Bali Kado untuk keperluan kost bersama barang-barang lainnya.

Sebelumnya, aksi ini bermula ketika korban datang menjemput pelaku yang tak lain merupakan teman dekatnya di sekitar Pajak USU (Pajus) Jalan Jamin Ginting Medan. Korban datang mengendarai mobil mini bus bernomor polisi BK1273 ZA berwarna merah.

Keduanyapun berangkat. Namun, saat berada di sekitar Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat persis di depan Universitas Dharmawangsa Medan pelaku yang diketahui bernama, M Faris menikam korban.

Sebanyak 10 tusukan menghujam ke tubuh korban, 1 tusukan di leher, 4 tusukan di perut, 3 tusukan di kaki kiri dan 2 tusukan di kaki kanan. Usai menikam korban, pelaku membawa kabur mobil korban.

Tak lama berselang, seorang driver taksi online, Riski Rahmayadi (32) melintas di sekitar lokasi dan melihat korban dalam kondisi kritis berlumuran darah. Saksi langsung membawa korban ke RS Putri Hijau Medan guna mendapatkan perawatan intensif. “Kita juga telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan para saksi,”tukasnya.

 

(Rio)