BPKN Minta Satgas Waspada Investasi Tindak Tegas Penipuan Berkedok Robot Trading

Ilustrasi investasi berkedok robot trading. dailyforex

Fokusmedan.com : Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) meminta Satgas Waspada Investasi (SWI) menindak tegas penipuan investasi berkedok robot trading. Soalnya, dampaknya berpotensi lebih parah dibandingkan penipuan asuransi atau koperasi simpan pinjam.

“Fenomena robot trading ini ibarat bom waktu yang ledakannya lebih dahsyat dari penipuan asuransi, travel umrah, koperasi simpan pinjam, atau penipuan investasi lainnya,” terang Ketua BPKN Rizal E Halim, dikutip dari Antara, Selasa (21/12/2021).

Menurut Rizal, hal yang paling berisiko dari robot trading adalah penempatan server di luar wilayah Indonesia. Selain itu, robot trading juga ramai diiklankan di berbagai media sosial.

Jika ini dibiarkan, kata Rizal, maka ada potensi lonjakan korban akibat robot trading di Indonesia.

Oleh karena itu, Satgas Waspada Investasi (SWI) harus cepat menindak beragam robot trading ilegal.

Rizal mengatakan tim satgas bisa bekerja sama dengan penyedia platform dan manajemen media sosial agar tak menayangkan iklan mengenai robot trading.

Ia menambahkan bahwa robot trading biasanya cuma mengantongi izin perdagangan berjangka. Hal ini karena belum ada aturan khusus mengenai robot trading.

“Dengan menindak tegas pelakunya akan lebih efektif sambil melakukan penataan sub sektor industri ini,” pungkas Rizal.(ng)