Menteri PPPA Minta Pendidikan Asrama Berbasis Agama Tak Gunakan Kekerasan


Fokus
medan.com
: Menteri Perlindungan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga meminta, penerapan pendidikan anak di lingkungan pendidikan asrama berbasis agama tidak menggunakan kekerasan dalam mendisiplinkan anak. Tetapi, dengan penerapan komunikasi yang efektif.

Bintang mengatakan, pendidikan berasrama berbasis agama memang merupakan alternatif yang banyak diminati masyarakat. Mengingat animo masyarakat yang tinggi, menurut dia, harus diimbangi dengan perubahan paradigma pengasuhan di pendidikan berasrama berbasis agama.

“Dengan penerapan pengasuhan positif berbasis hak anak yang lebih menekankan kepada komunikasi efektif dengan siswa dan tidak menggunakan kekerasan dalam mendisiplinkan anak anak,” kata Bintang melalui webinar, Senin (13/12).

Bintang meyakini, penghapusan kekerasan sejalan dengan misi agama. Yakni menghadirkan cinta dan kasih sayang dan membebaskan manusia dari berbagai bentuk ketidakadilan.

“Kekerasan dalam bentuk apapun tidak sejalan dengan nilai nilai agama yang menjunjung cinta kasih dan perdamaian,” ujarnya.

Bintang melanjutkan, pada periode 2020-2024 Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepada Kementerian PPPA terkait lima isu prioritas. Salah satu dari isu tersebut ialah penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Dalam menjalankan ini sejumlah upaya telah kami lakukan di Kementerian PPPA melalui penguatan koordinasi, sinergi dan jejaring dalam pencegahan hingga kasus kekerasan dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk Kementerian Agama,” ucapnya.(yaya)