Nilai Ekspor Lemak dan Minyak Hewan/Nabati Sumut Tembus 4,331 Miliar Dolar AS

Ilustrasi minyak. Pixabay

Fokusmedan.com : Nilai ekspor lemak dan minyak hewan/nabati Sumatera Utara terus naik atau sudah mencapai 4,331 miliar dolar AS hingga Oktober 2021.

“Hingga September, devisa dari golongan barang itu masih mencapaiĀ  3,766 miliar dolar AS dan sampai Oktober naik lagi menjadi 4,331 miliar dolar AS,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi di Medan, Jumat (10/12/2021).

Bahkan nilai ekspor golongan barang itu yang di dalamnya ada crude palm oil (CPO) yang sebesar 4,331 miliar dolar AS itu meningkat cukup besar atau 70,01 persen dari periode sama 2020 yang masih 2,547 miliar dolar AS.

Dengan nilai ekspor sebesar 4,331 miliar dolar AS, kontribusi golongan barang itu ke total nilai ekspor Sumut hingga Oktober 2021 sudah 44,43 persen.

Golongan barang lemak dan minyak hewan/nabati itu menempati posisi pertama sebagai penyumbang terbesar ke devisa Sumut.

Peningkatan nilai ekspor didorong kenaikan volume dan harga jual golongan barang lemak dan minyak hewan/nabati tersebut

Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Darma Sucipto menyebutkan, meski ada tren penurunan harga CPO, tetapi masih tetap tinggi dibandingkan tahun 2020.

Harga CPO pada tanggal 1 Desember misalnya tinggal Rp14.143 per kg dari Rp pada 1 November yang sudah Rp14.782 perĀ  kg.

Harga CPO yang melemah di awal Desember dampak melemahnya harga minyak kedelai.

Serta pengaruh munculnya varian Corona Omicron yang membuat ketidakpastian di pasar.

Ekspor golongan barang lemak dan minyak hewan/nabati Sumut itu terbesar ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT), India dan Eropa.(ng)