November 2021, Sumut Inflasi 0,47%

Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Syech Suhaimi. Ist

Fokusmedan.com : November 2021 seluruh kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara mengalami inflasi. Cabai merah dan minyak goreng menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi.

Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, Sibolga mengalami inflasi sebesar 0,47 persen, Pematangsiantar sebesar 0,58 persen, Medan sebesar 0,46 persen, Padangsidimpuan sebesar 0,44 persen, dan Gunung Sitoli sebesar 0,71 persen.

“Dengan demikian, gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara pada November 2021 inflasi 0,47 persen,” katanya, Rabu (1/12/2021).

Ia melanjutkan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga dari delapan kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,55 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,55 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,33 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,51 persen. Kemudian, kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen kelompok transportasi sebesar 1,25 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,07 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,50 persen.

“Sementara, komoditas utama penyumbang inflasi selama November 2021 di Medan antara lain, cabai merah, angkutan udara, minyak goreng, sewa rumah, udang basah, telur ayam ras, dan ikan dencis,” ujarnya.

Inflasi November 2021 menyebabkan inflasi tahun  kalender  (November 2021 terhadap Desember 2020) masing-masing kota sebagai  berikut, Sibolga inflasi 1,70 persen, Pematangsiantar inflasi 1,26  persen, Medan inflasi 1,26 persen,Padangsidimpuan inflasi 1,14  persen, dan Gunung Sitoli deflasi 0,08 persen. Dengan demikian, inflasi tahun kalender gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara sebesar 1,24 persen.

Inflasi November 2021 menyebabkan inflasi tahun ke tahun (November 2021 terhadap November 2020) masing-masing  kota sebagai  berikut, Sibolga inflasi 3,03 persen, Pematangsiantar inflasi 2,75 persen, Medan inflasi 1,91 persen, Padangsidimpuan inflasi 2,15 persen, dan Gunung Sitoli inflasi 1,79 persen.

“Dengan demikian, inflasi tahun ke tahun  gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara sebesar  2,00 persen,” pungkasnya.(ng)