Bupati Terpilih Yalimo Laporkan Kejaksaan ke Bareskrim


Fokus
medan.com
: Bupati terpilih Kabupaten Yalimo, Erdi Dabi melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan Kejaksaan Negeri Papua ke Bareskrim Polri.

“Hari ini datang ke Mabes Polri untuk mengajukan pengaduan dokumen palsu yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Agung,” kata Kuasa Hukum Bupati, Pieter Ell di Gedung Bareskrim, Sabtu (27/11).

Menurut dia, dokumen yang diduga dipalsukan itu digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab untuk mengeksekusi mantan Wakil Bupati Yalimo 2020, Erdi Dabi.

“Ini jadi pengajuan dokumen palsu yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Jadi ini dikeluarkan oleh Kejagung RI. Ini dokumennya ada,” ujarnya.

Namun, Pieter tidak menyebutkan siapa terlapor dari Kejaksaan tersebut. Karena menurut dia, terlapornya masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Dalam laporannya, ada beberapa dokumen yang diserahkan sebagai barang bukti.

“Ini kan masih proses, yang penting kita sudah datang dengan membawa sejumlah bukti-bukti lain banyak. Itu tugas polisiĀ yang mencari (terduga yang memalsukan dokumen atau surat),” jelas dia.

Ia mengatakan pihaknya sudah meminta penjelasan dari Kejaksaan Agung, tetapi tidak ada respons dari Korps Adhyaksa yang dipimpin ST Burhanuddin tersebut.

“Kita sudah pernah tanya ke Kejagung tidak ada jawaban atau klarifikasi tentang kebenaran surat ini,” tandasnya.(yaya)