Fatia Siap Hadapi Luhut di Pengadilan: Publik Bisa Tahu Soal Situasi di Papua

Fokusmedan.com : Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti mengaku siap menghadapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan di pengadilan untuk menyelesaikan kasus dugaan pencemaran nama Luhut.

Hal itu disampaikan Fatia usai memenuhi panggilan klarifikasi penyidik Polda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/11).

Arena meja hijau, menurut Fatia, justru akan mengungkap ke khalayak tentang situasi yang tengah terjadi di Papua. “Justru pengadilan bisa menjadi ruang, sehingga publik bisa tahu seluas-luasnya soal situasi yang terjadi di Papua,” kata Fatia.

Jika kasus ini bermuara ke pengadilan, Fatia berharap publik bisa melihat banyak bisnis di Papua yang akhirnya justru mengarah ke pelanggaran HAM.

“Anak kecil bisa ditembak bisa jadi korban penembakan, pengungsi internal semakin banyak jumlahnya. Sampai saat ini negara belum memberikan keadilan dan tindakan terkait pelanggaran yg dilakukan,” kata dia.

Fatia mengaku sudah menyiapkan sejumlah data guna menghadapi Luhut di ruang persidangan. Kendati begitu, Fatia melontarkan kritik kepada Luhut sebagai orang tinggi di pemerintahan justru sibuk mengurusi kasus yang levelnya individual. Dia memadang, mestinya negara memaparkan data bantahan.

“Justru negara seharusnya ketika ada situasi seperti ini bisa buka klarifikasi dengan data lain ataupun datang ke Papua. Dan juga tolong orang-orang Papua serta berikan keadilan dan hak asasi manusia bagi orang-orang Papua,” kata dia.

Fatia sebelumnya memenuhi undangan penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa (23/11). Dia tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan sekitar pukul 10.35 WIB. Ia tiba dengan mengenakan kaus putih dan luaran batik.

Fatia direncanakan akan memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Luhut akhir September 2021 lalu. Saat tiba di Gedung Direskrimum Polda Metro Jaya, Fatia tak berkomentar banyak.

“Nanti ya, saya ke atas dulu. Kalau sudah selesai klarifikasi baru (wawancara),” kata Fatia.(yaya)