BNPB Ingatkan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Alami La Nina Hingga Februari 2021

Fokusmedan.com : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ganip Warsito meninjau penanganan banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dia mengatakan, bencana hidrometeorologi basah sebetulnya bisa dicegah.

“Dengan apa? Dengan penggunaan ruang hidup yang benar, kemudian perilaku masyarakat kita yang memahami tentang penggunaan alam dan seisinya itu untuk kehidupannya,” katanya, Selasa (9/11).

Dia mengingatkan, pada November 2021 hingga Februari 2022 sebagian besar wilayah di Tanah Air mengalami fenomena La Nina. Fenomena ini dapat memicu terjadinya peningkatan frekuensi dan intensitas curah hujan dari 20 persen hingga 70 persen.

Mantan Kepala Staf Umum TNI ini menegaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemangku kepentingan di daerah seharusnya mengambil langkah pencegahan, mitigasi, dan mengantisipasi dampak risiko bencana.

“Unsur penta helix harus terus bersinergi dan berkolaborasi dalam penanggulangan bencana baik pada pra bencana, saat bencana maupun pascabencana,” imbuhnya.

Ganip mengingatkan dalam penanganan darurat bencana, penyelamatan korban menjadi prioritas. Berikutnya disusul pemenuhan kebutuhan dasar hidup masyarakat.

“Masyarakat, nyawa yang diutamakan,” tegasnya.

Serahkan Rp500 Juta untuk Penanganan Banjir Sintang

Di sela-sela kunjungan, Ganip menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp500 juta untuk mendukung percepatan penanganan banjir di Kabupaten Sintang. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ganip kepada Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Kabupaten Sintang.

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Sintang mengakibatkan 2 warga meninggal dunia dan 140.468 jiwa terdampak. Sementara itu, kurang lebih 35.117 unit rumah terendam banjir hingga 300 sentimeter, 5 unit jembatan rusak berat dan beberapa sarana prasarana lainnya juga terdampak.

Pemerintah Kabupaten Sintang telah memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir selama 30 hari terhitung mulai 13 Oktober hingga 16 November 2021. Kondisi terkini, ketinggian muka air naik lebih dari 5 hingga 7 sentimeter.(yaya)