Polisi Gerebek Home Industri Pil Inex di Tanjung Balai

Dua tersangka pembuat pil inex. Ist

Fokusmedan.com : Polisi menggerebek sebuah rumah yang dijadikan lokasi pembuatan pil inex di Jalan Palem Kota Tanjung Balai.

Dalam penggerebekan itu, polisi membekuk dua orang tersangka yakni RDABS (24) dan AA alias Nyamuk (28) keduanya warga setempat, dengan barang bukti 1 set alat giling warna putih berisi serbuk obat warna merah, 1 buah lempengan besi bentuk segi empat, 2 buah besi bentuk lingkaran.

1 buah besi bentuk T dengan cetakan angka S, 1 buah martil besi, 1 lembar kertas yang dilapisi aluminium foil, 6 bungkus obat merk Antimo Dwnhydrinate, 3 bungkus plastik klip transparan,1 lembar kertas komposisi obat merk Dulcolax, pil inex dengan berat 3,52 gram dan uang tunai Rp 600 ribu.

Kasubag Humas Polres Tanjung Balai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan kepada wartawan, Selasa (9/11/2021) pagi, menjelaskan kronologis pengungkapan home industry pil inex ini bermula ketika pihaknya menerima informasi adanya seorang laki laki yang menjual obat (inex).

“Kemudian personel Sat Narkoba melakukan undercover dan menyaru sebagai pembeli dengan perjanjian inex sebanyak 30 butir kemudian disepakati berjumpa dipinggir Jalan HM.Nur Gg Suka Damai kota Tanjung Balai,” katanya.

Di lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial RDABS. Lanjut Ahmad mengatakan, usai membekuk tersangka RDABS, pihaknya lalu melakukan pengembangan.

“Dari interogasi narkoba itu didapat tersangka (RDABS) dari seorang pria (AA alias Nyamuk) di Jalan Palem,” ungkapnya.

Sejurus kemudian, kata Ahmad, pihaknya lalu bergerak dan setibanya di lokasi langsung melakukan penggerebekan di rumah tersebut.

“Dan benar menemukan barang bukti narkoba di dalam kamar pemilik rumah AA alias Nyamuk yang disaksikan oleh istri dan kepala lingkungan,” kata Ahmad.

Atas penemuan barang bukti tersebut, petugas lalu memboyong kedua tersangka ke Satres Narkoba Polres Tanjung Balai guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Rio)