Faktor Cuaca, Harga Cabai Merah di Sumut Tembus Rp50 Ribu Per Kilogram

Harga cabai merah di Sumut tembus Rp50.000 per kg. Ist

Fokusmedan.com : Harga cabai merah meroket sangat tajam di akhir pekan ini, di mana di tingkat pedagang pengecer harga cabai merah mencapai 50 ribu per Kg.

Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, kenaikan harga cabai merah tersebut tentunya bisa memicu tekanan laju inflasi dan sudah barang pasti akan menjadi beban pengeluaran rumah tangga. Terlebih di wilayah Sumatera Utara cabai menjadi salah satu komoditas yang banyak di konsumsi.

Menurutnya, kenaikan harga cabai belakangan ini lebih dikarenakan oleh faktor cuaca.

“Dari hasil pemantauan dilapangan, intensitas hujan yang sangat tinggi menjadi salah satu pemicu turunnya produktivitas cabai di tingkat petani. Di mana petani enggan melakukan pemanenan saat terjadi hujan,” ujarnya, Senin (1/11/2021).

Belum lagi, lanjutnya, lalu lintas jalur distribusi tanah karo medan yang rawan longsor. Keterlambatan 1 atau 2 jam saja bisa memicu terjadinya perubahan harga (naik) cabai merah itu sendiri. Hal ini dikarenakan pedagang besar, dan pedagang pengecer memiliki batas waktu tertentu dalam belanja barang dagangannya.

“Umumnya pedagang pengecer yang berbelanja di pasar induk (lau chi) itu berbelanja dalam rentang waktu pukul 21.00 hingga 03.00 dini hari. Di mana pedagang pengecer yang semakin jauh dari kota medan biasanya lebih awal berbelanja di pasar induk,” terangnya.

Oleh karena itu, disaat terjadi kemacetan saja akibat longsor bisa merubah ekspektasi harga di pasar induk dan tentunya mempengaruhi harga di tingkat pedagang pengecer. Keterlambatan pasokan barang ke pasar induk bisa memicu terjadinya kenaikan harga di pasar itu sendiri. Akibat permintaan dan persediaan yang tidak seimbang.

Terlebih jika keterlambatan bisa mencapai hingga pukul 3 pagi dini hari. Maka ada potensi kenaikan harga di semua pedagang pengecer. Namun jika keterlambatan terjadi di sebelum pukul 3 pagi, umumnya harga akan bergerak dalam rentang angka yang lebar selama jam perdagangan dalam rentang waktu pukul 21.00 hingga pukul 03.00 dini hari.

Dikarena harga cabai yang terbentuk di pasar induk itu sangat mempengaruhi harga di tingkat konsumen. Jadi kalau pasokan terlihat tidak begitu banyak, maka harga di pasar induk cenderung bergerak ke atas.

“Nah, untuk kenaikan harga cabai merah saat ini, Saya menilai potensi harga bisa terus naik berpeluang terjadi dalam jangka pendek. Dengan catatan, intensitas hujan tetap tinggi. Atau karena hujan yang tinggi tanaman menjadi cepat rusak, dan produktivitas menurun,” ucapnya.

Namun, tambahnya, peluang harga kembali normal juga berpeluang jikalau nantinya cuaca kembali bersahabat. Dan di momen-momen tertentu saat cuaca sangat mendukung, bisa saja harga cabai merah tiba-tiba turun secara signifikan.(ng)