Medan Menuju KNH 2021, PMM PRTS Gelar “From Insecure to Powerfull”

Fokusmedan.com : Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat (BPC PERHUMAS) Medan bersama Perhumas Muda Medankembali menggelar kegiatan PERHUMAS Muda Medan Public Relations Talk Series (PMM PRTS) melalui #Series 8 edisi Special Resiliensi Dari Medan Menuju KNH 2021 dengan tema “From Insecure To Powerfull”, melalui aplikasi zoom, Kamis (28/10).

Kegiatan yang diikuti oleh 110 peserta yang merupakanmahasiswa dari 10 kampus di Medan dan dari Bandung serta akademisi, humas muda, pengamat humas, media massa serta profesional humas  di Indonesia itu berlangsung dengan menghadirkan Ketua Bidang Perhumas Muda BPP PERHUMAS Indonesia, Rizky C Saragih dan narasumber yang merupakanKetua Panitia dari #Seri 1 hingga #Seri 7 PMM PRTS.

“PERHUMAS Medan sangat bangga terhadap PMM Medan yang diketuai Fachry Arsyam dan kesuksesan para Ketua Series PMM PRTS dari seri 1 sd seri 8 yaitu Ika Widya dari UINSU, Panyahatan dari STIKP, Suci Ritonga dari Unpab, GabrillaSimangunsong dari UDA, Teuku Ryan dari UMA, Mental dari USMI, dan M Dhawy dari USU.

Meski dalam masa pandemi, kegiatan PMM PRTS dapat terus berlangsung. Hingga pada seri 8 yang dikomandoi Arguanda Pribadi dari UMSU. Kegiatan yang kita laksanakan bertepatan di Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober ini diharapkan dapat menguatkan semangat kebangsaan dan topik special Resiliense  yang mengacu pada tema Konvensi Nasional Humas (KNH) 2021 ini, mengingatkan pemuda kita khususnya yang tergabung di PMM adalah pemuda yang tanggguh dan pantang menyerah serta solid,” papar Saurma.

Ditambahkannya, tema From Insecure to Powerfull juga menegaskan tidak adanya penghalang yang tidak dapat ditembus untuk sebuah niat tulus bagi suatu kemajuan. Semoga pemuda Indonesia, Sumut khususnya menjadi pemuda yang tangguh dan resiliens,” papar Saurma. Ia juga mengingatkan agar peserta nantinya dapat mengikuti KNH 2021 untuk mendapatkan lebih banyak lagi hal terkait Resiliensi dan Optimisme Untuk Indonesia Tumbuh.

“Acara ini merupakan kegiatan dari BPC Perhumas Medan yang penyelenggaraannya diserahkan kepada Perhumas Muda Medan dengan mengurai tema besar dari Konvensi Nasional Humas 2021 yakni “Resiliensi dan Optimisme Untuk Indonesia Tumbuh” dimana untuk tema resiliensinya bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda dan Optimisme nanti berkaitan dengan Hari Pahlawan, kata Saurma didampingi Ketua Panitia Arguanda Pribadi dan MC Lidya Ananda dari USU.

Sementara Rizky C Saragih menegaskan terdapat lima (5) kunci menyikapi insecure yaitu, giat mencari gagasan komunikasi terutama Public Relations, membangun skill dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, rajin mengeksplorasi berbagai lintas sektor komunikasi seperti humas dan periklanan, terus menghasilkan pemikiran untuk menerapkan konsern di bidang komunikasi serta menjadi strategical point di organisasi maupun kampus dan memberikan solusi yang kreatif tanpa menghiraukan kode etik kehumasan.

“Insecure adalah hal yang wajar, akan tetapi tidak untuk menjadi berlarut-larut. Artinya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencoba mengembangkan diri agar tidak insecure seperti mencoba untuk mengikuti organisasi karena kegiatan tersebut kita akan lebih bersosialisasi dan melatih diri untuk percaya diri,terangnya.

Ketua PMM, Fachry Arsyam mengatakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan webinar ini adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri kaum milenial untuk berani tampil dan berbicara di depan khalayak.  Serta menjadikan kaum milenial sebagai kaum yang tangguh dalam melawan rasa insecure dan melihat kesempatan diri  sehingga mampu berkembang di situasi Covid-19 saat ini.

Sementara Ketua Pelaksana yang juga Wakil Ketua PMM Arguanda Pribadi menjelaskan bahwa Ketua seluruh seri telahmembuktikan bahwa mereka tangguh dan mampu berkomitmen dalam melawan rasa insecure dan juga mampu powerfull dalam menangani semua kesulitan yang dialami selama proses pelaksanaan kegiatan PMM PRTS. Hal ini dirangkumnya dari apa yang dikisahkan para Ketua Seri.

“Seperti Ketua Seri lainnya, selama proses pelaksanaan PMM PRTS kami juga menghadapi berbagai kesulitan, baik dalam menyesuaikan waktu, komunikasi yang kurang dan juga rasa insecure untuk menghadapi beberapa narasumber. Akan tetapi dengan dukungan dari panitia pelaksana, PMM dan juga komitmen dalam mengejar target tanggal pelaksanaan, kami menjadi powerfull hingga dapat mensukseskan kegiatan PMM PRTS masing-masing seri,” seru Muhammad Dhawy, Ketua PRTS #7.

Ia dan seluruh Ketua Seri menyadari tema “From Insecure To Powerfull” menunjukkan suatu resiliensi, sehingga rasa kekurangan yang ada dibalik menjadi sebuah kekuatan. Para peserta terlihat antusias dengan ajuan berbagai pertanyaan terkait tema yang dibawakan dan dijawab dengan gamblang oleh Rizky Saragih dan para Ketua Seri.(ril)