Kapolda Imbau Jajarannya Bangun Komunikasi dengan Wartawan

Fokusmedan.com : Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengimbau jajarannya membangun komunikasi dengan wartawan media online, cetak dan elektronik.

Sebab, media merupakan mitra strategis dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan di masyarakat.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolda dalam silaturahmi dengan wartawan di Mapolda Sumut, Jumat, (29/10/2021).

“Dalam kesempatan ini, saya mengimbau kepada pejabat utama Polda Sumut beserta jajaran untuk membangun komunikasi dengan wartawan. Jangan tertutup,” Imbau Kapolda di hadapan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Farianda Putra Sinik dan wartawan lainnya yang hadir dalam silaturhami itu.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolda Sumut, tanpa peran wartawan, prestasi sebesar apapun tidak akan diketahui masyarakat.

“Apalagi media merupakan bagian penting dalam mendukung kinerja institusi Polri. Sebesar apapun prestasi kalo tidak dipublikasikan tidak akan muncul dan diketahui masyarakat luas,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda sekaligus menampik pernyataan Kapolsek atau Kasat yang berstatus Pelaksana tugas (Plt) dan Pejabat sementara (Ps).

“Itu hanya dalih mereka untuk menghindar dari rekan-rekan wartawan. Sesungguhnya mereka (Pjs dan Ps) itu punya kewenangan untuk menjawab wartawan,” sebut Kapolda.

Sementara itu, Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas ketegasan Kapolda Sumut dalam menangani persoalan di institusi yang dipimpinnya.

“Secara khusus kita menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sumut yang tegas menindak personel yang tidak profesional dalam menjalankan tugas,” kata Farianda.

Selain itu, Farianda berharap sinergitas antara media dan Polri, khususnya di jajaran Polda Sumut dapat ditingkatkan lagi.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Wartawan Kepolisian (Forkom Warkop) Polda Sumut, Jhon Damanik.

Namun, Jhon mengkritisi komunikasi pejabat setingkat Kapolres, Kapolsek dan jajaran Polda Sumut.

“Ada beberapa pimpinan di Polres, Polsek yang boleh saya bilang ‘pelit’ memberikan informasi. Jika ini dibiarkan terus, maka kami selaku wartawan bisa membuat pemberitaan yang liar. Dalam tanda petik,” pungkas Jhon.(ril)