Pria di Medan Dianiya di Masjid, Telinga Nyaris Putus Disayat Pisau Cutter

Ist/fokusmedan.com

Fokusmedan.com : M Syawal Syah (53) seorang menjadi korban penganiayaan saat berada di Masjid Raudhatul Islam Jalan Putri Hijau Medan.

Terlapor penganiayan diduga seorang jemaah masjid berinisial MR, ia menyayat telinga korban menggunakan pisau cutter. Akibat penganiayaan itu, telinga korban nyaris putus.

Ketika dihubungi wartawan, korban menjelaskan kejadian bermula ketika dirinya sedang menanak nasi di dapur masjid, pada Senin (20/9/2021) petang.

Saat waktu maghrib tiba, korban mengumandangkan azan, dan lalu menunaikan ibadah salat bersama dengan terlapor MR.

Usai salat, korban bersama seorang rekannya lalu kembali ke dapur untuk makan malam.

“Kejadiannya di dapur,” kata Syawal kepada wartawan, Senin (27/9/2021) siang.

Saat bersamaan, terlapor berinisial MR terlibat cekcok, menurut korban, pelaku menuduh korban sebagai pengedar sabu.

“Memang benar aku jual sabu, tapi itu dulu, aku sekarang sudah bertaubat, tak bisa rupanya orang bertaubat,” jawab korban.

Situasi pun memanas, Syawal melanjutkan MR lalu mendorongnya hingga korban terjatuh.

“Dia (terlapor) makin ngamuk pas dorong saya kenak pecahan kaca,” ungkapnya.

Sejurus kemudian, terlapor dengan cepat menyayat pisau cutter ke telinga korban.

“Dia memakai pisau cutter, menyayat telinga saya, ada empat kali dia mencoba menyerang saya menggunakan pisau mengarah ke leher saya,” ungkapnya.

Dalam kondisi kesakitan berlumuran darah, korban dilarikan ke Rumah Sakit Pirngadi Medan untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Saya mendapat 39 jahitan,” ungkapnya.

Atas kejadian ini korban lalu membuat laporan ke Polsek Medan Barat, laporan korban tertuang dalam Nomor STTLP/216/IX/2021/SPKT/ Restabes Medan/ SEK Medan Barat.

“Saya gak ngerti motifnya menyerang saya, kalau dia ada masalah BKM, kok malah saya dijadikan pelampiasan, saya harap kasus saya ini ditindaklanjuti polisi,” imbuhnya.

Informasi diperoleh wartawan, MR dikabarkan juga membuat laporan balik ke Polrestabes Medan atas kasus yang sama.

(Rio)