Cari Korban Kecelakaan Pesawat Rimbun Air, Tim SAR Jajaki Jalur Darat

Fokusmedan.com : Tim SAR gabungan menjajaki jalur darat untuk mencapai lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW. Reruntuhan pesawat itu terlihat pada ketinggian 2.400 meter dpl, sekitar 5-6 kilometer dari Bandara Bilogai, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Kepala Kantor SAR Timika George Mercy L Randang mengatakan 10 personel dipimpin Kasubsi Operasi Syahril diberangkatkan ke Sugapa, Selasa (14/9) pagi. Mereka akan bergabung dengan tim TNI-Polri dan membantu proses evakuasi para korban.

Para personel SAR Timika bermalam di Sugapa dan terus melakukan koordinasi dengan jajaran terkait lainnya untuk mempercepat proses evakuasi para korban. “Tim SAR gabungan di Sugapa sekarang ini sedang mendalami akses darat yang paling memungkinkan untuk bisa mencapai lokasi kecelakaan pesawat Rimbun Air. Perjalanan melalui jalur darat itu dilakukan mengingat saat ini kondisi cuaca di lokasi sudah tertutup awan tebal disertai dengan hujan ringan,” jelas Mercy.

Pihak SAR Timika belum mendapatkan kepastian ke mana nantinya para korban dievakuasi. “Belum ada rencana untuk itu. Kami baru bertemu pihak maskapai, bagaimana kelanjutan soal teknisnya akan kami informasikan lebih lanjut,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Pesawat Rimbun Air PK OTW jenis Twin Otter 3000 itu hilang kontak dalam penerbangan dari Bandara Nabire menuju Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Selasa (14/9) sekitar pukul 07.37 WIT. Pesawat nahas itu dikendalikan Pilot Mirza dan Kopilot Fajar. Teknisi Iswahyudi ikut dalam penerbangan itu. Pesawat dilaporkan membawa bahan bangunan.

Kepala AirNav Indonesia Cabang Timika Andi Nurwansyah mengatakan, pihak SAR Timika melalui peralatannya menangkap sinyal yang diduga berasal dari pesawat Rimbun Air yang jatuh.(yaya)