Kapal asal Cilacap Terbakar di Samudra Hindia, 35 Nelayan Selamat dan 4 Hilang

Fokusmedan.com : Kapal pencari ikan asal Cilacap, Jawa Tengah, KM Setia Abadi 2, terbakar di Samudra Hindia, Jumat (10/9). Sebanyak 35 di antara 39 nelayan berhasil diselamatkan kapal berbendera Norwegia yang sedang melintas, sedangkan 4 lainnya masih hilang.

Ke-35 nelayan itu telah dievakuasi petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias, Sumatera Utara. “Awak kapal yang terbakar di Samudra Hindia sempat diselamatkan kapal berbendera Norwegia MV Felicana, yang kebetulan lewat pada Rabu 8 September 2021 dan langsung melakukan kontak dengan Basarnas,” kata Humas Basarnas Nias Asanimu Waruwu di Nias Selatan.

Asanimu mengatakan, awak KM Setia Abadi 2 seluruhnya 39 orang. Namun baru 35 orang yang diselamatkan kru MV Felicana, empat orang lainnya belum ditemukan.

Dia menjelaskan, menurut informasi yang diperoleh Basarnas Nias, KM Setia Abadi 2 berangkat dari Cilacap pada Maret 2021 untuk mencari ikan. Kapal nelayan itu mengalami kebakaran saat berada di Samudra Hindia.

Saat KM Setia Abadi 2 terbakar, para awak melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Sebagian besar ditolong kru kapal MV Felicana.

“Awak kapal KM Setia Abadi 2 yang selamat kini kita titip di Markas Komando Angkatan Laut yang ada di Nias Selatan untuk perawatan lebih lanjut sambil menunggu rencana memulangkan mereka ke tempat asal,” kata Asanimu seperti dilansir Antara.

Menurut data Basarnas Nias, awak KM Setia Abadi 2 yang selamat antara lain Kapten Kapal Sahrijal serta kru Isnan Bahtiar, Gunawan Sahputra, Dede Suryana, Teja Sumbado, Ali Sofyan, Agus Salim, Atap Sugiarta, Bagus Permadi, Azwar, dan Dedi.

Awak kapal lain yang sudah dievakuasi yakni: Hariono, Yamin, Yongki Purnomo, Yansen, Otto Tri Isak, Putra Yadi, Alamsya, Rasidin, Mariono, Deni Syaputra, DTM Sulaiman, M Ali, Roni Gultom, Subandi, Eko Santoso, Marhan, Judi Suharyanto, Ilyas, Sangkot Sirait, Candra Siahan, Musliadi Hasibuan, Malin Haranap, Adal, dan Hendra.

Empat awak KM Setia Abadi 2 yang belum ditemukan yakni Gunawan (20), Topik (32), Opik (35), dan Rahmat (65).(yaya)