Kasus Kematian Covid-19 Melonjak, Vietnam Lockdown

Polisi berjaga mengatur lalu lintas saat lockdown di Hanoi, Vietnam. AP

Fokusmedan.com : Pemerintah Vietnam menerapkan lockdown (penguncian) total di ibu kota Ho Chi Minh. Semua warga dilarang meninggalkan rumah mulai hari ini, Senin (23/8/2021).

Ini akibat kenaikan kasus Covid-19 di Vietnam. Di mana Ho Chi Min menyumbang 80% dari total kematiaan saat ini.

Pemerintah juga akan menurunkan tentara dan polisi untuk mengawasi jalannya aturan itu serta mengirim pasokan makanan kepada para penduduk.

“Kota ini siap dengan upaya-upaya untuk memasok makanan dan barang-barang penting bagi penduduk,” kata wakil kepada satuan tugas Covid-19, Phan Van Mai.

Hingga kini kasus Covid di Vietnam mencapai 337 ribu dengan angka kematian 7.540 jiwa. Dari jumlah kematian yang ada 80 persen berasal dari kota Ho Chi Minh.

Melonjaknya kasus tak sejalan dengan peningkatan program vaksinasi di Vietnam. Sejauh ini hanya 1,7 persen atau 1,64 juta jiwa yang sudah divaksin secara penuh.

Terlihat, warga Vietnam berduyun-duyun memadati pusat perbelanjaan untuk memborong bahan makanan usai pemerintah mengumumkan akan menerapkan lockdown
atau penutupan wilayah. Antrean panjang terlihat di luar pasar dan di supermarket di Kota Ho Chi Minh, pada hari Sabtu (21/8).

“Kelihatannya kacau. Terlalu banyak orang bergegas keluar untuk membeli makanan dan barang-barang penting untuk hari-hari sulit mereka ke depannya,” ujar Nguyen yang berasal dari Distrik 2, Kota Ho Chi Minh, seperti dilansir Reuters.

“Saya berhasil memberi sejumlah makanan, karena saya tak ingin mati kelaparan sebelum mati karena virus corona,” imbuhnya.(ng)