PPKM Darurat, Jokowi Minta Masyarakat Tetap di Rumah dan Menjauhi Kerumunan

Presiden Joko Widodo. BPMI Setpres

Fokusmedan.com : Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap berada di rumah. Dengan tindakan tersebut kata Jokowi dapat melindungi keluarga dan membantu para tenaga medis yang berada di garda terdepan.

“Tak ada tempat yang lebih baik saat ini selain di rumah saja dan menjauhi kerumunan. Selain melindungi keluarga dan lingkungan, juga membantu para tenaga kesehatan yang tengah berjuang menangani pasien Covid-19,” kata Jokowi dalam akun twitternya dikutip merdeka.com, Senin (5/7/2021).

Dia yakin dengan bekerja sama seluruh masyarakat Indonesia bisa keluar dari masa sulit saat ini.

“Dengan persatuan, kita akan melalui masa sulit ini bersama-sama,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui Jokowi telah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021. Hal tersebut seiring dengan perkembangan kasus yang meningkat serta bertambahnya varian baru dibanyak negara.

“Saya memutuskan untuk memberlakukan 3 hingga 20 Juli khusus di Jawa dan Bali,” kata Jokowi dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7).

Jokowi mengatakan keputusan tersebut sebelumnya dilakukan diskusi dengan menteri hingga para ahli. Kemudian PPKM darurat ini akan dilakukan lebih ketat daripada yang selama ini telah berlaku. Walaupun demikian Jokowi mengatakan aturan-aturan tersebut nantinya akan dijelaskan lebih detail Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

“PPKM Darurat ini akan meliputi pembatasan-pembatasan yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku,” kata Jokowi.

Jokowi meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap displin pengaturan tersebut. Hal tersebut seiring dengan keselamatan bersama.
“Saya minta masyarakat berdisiplin mematuhi pengaturan ini demi keselamatan kita,” bebernya.(ng)