Angka Kematian Covid-19 Tinggi, Pemerintah Minta Warga yang Tinggal dengan Lansia Lebih Waspada

Warga lansia saat menerima suntikan vaksin Covid-19. Kompas.com

Fokusmedan.com : Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta agar masyarakat yang tinggal bersama lansia lebih waspada. Sebab, lansia menjadi kelompok rentan yang mendominasi angka kematian pasien Covid-19.

“Dimohon kepada seluruh masyarakat yang tinggal bersama lansia, agar lebih waspada dan terus laksanakan protokol kesehatan bahkan di dalam rumah,” kata dilansir dari Kompas.com, Jumat (2/7/2021).

Apabila baru pulang dari bepergian, harus segera membersihkan diri sebelum melakukan kontak dengan lansia.

Kemudian, jika mengalami gejala Covid-19 atau kontak erat dengan pasien positif, wajib membatasi interaksi dengan lansia sampai keadaan benar-benar aman.Untuk sementara waktu, hindari mengajak lansia ke tempat-tempat publik seperti mal atau pusat perbelanjaan.

Pemerintah daerah pun dapat ikut berperan dengan memastikan kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 memadai. Jika diperlukan, dapat dilakukan konversi tempat tidur untuk pasien virus corona.

Pemda juga diminta meningkatkan tracing atau penelusuran kontak erat, utamanya pada pasien lansia dan dengan kondisi komorbid. Selain itu, dapat dilakukan upaya pembatasan aktivitas lansia maupun kelompok rentan lainnya di ruang publik.

“Proteksi ekstra sangat dibutuhkan mengingat penularan saat ini lebih tinggi, dan kuncinya adalah pelaksanaan protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan dengan cara yang benar,” ujar Wiku.

Menurut data Satgas Penanganan Covid-19, sekitar 5-19 persen lansia yang terkena Covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Hal itu disebabkan karena tingginya komorbid atau penyakit bawaan pada lansia, serta imunitas yang semakin menurun seiring bertambahnya usia.

“Di kelima provinsi (di Pulau Jawa), persentase kematian yang paling tinggi terjadi pada kelompok usia lansia,” terang Wiku.

Adapun lima provinsi di Pulau Jawa mencatatkan angka kematian pasien Covid-19 tertinggi. Kelima provinsi itu yakni Jawa Barat naik 463 persen, DKI Jakarta naik 236 persen, DI Yogyakarta naik 148 persen, Jawa Timur naik 145 persen, dan Jawa Tengah naik 75 persen.

“Rata-rata kematian yang terjadi pada puncak pandemi Covid-19 kedua di Indonesia sangat tinggi, bahkan hingga mencapai lebih dari 400,” kata Wiku.(ng)