Faisal Basri Kritik Rencana Pemerintah Kenakan PPN Sekolah Swasta Berbayar

Fokusmedan.com : Ekonom Senior Faisal Basri mengkritisi rencana pemerintah untuk mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada sektor pendidikan, khususnya sekolah-sekolah swasta berbayar.

“Sekolah yang bagus jangan dijadikan objek pajak. Apalagi kalo PPN dinaikkan jadi 20 persen, jangan itu,” keras dia dalam webinar bertajuk Dampak RUU PPN Terhadap Industri Strategis Nasional, Kamis (1/7).

Faisal menjelaskan, kehadiran sekolah-sekolah berkualitas tersebut mampu mengisi ruang kosong dalam dunia pendidikan yang selama ini tidak dikelola secara profesional oleh pemerintah. Sehingga, merupakan solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Karena apa? kualitas pendidikan kita buruk sekali, baik di tingkat primer maupun sekunder. Jadi tingkat SD dan SMP-nya jelek sekali,” tegasnya.

Maka dari itu, dia menolak rencana pemerintah untuk memajaki sekolah-sekolah berbayar yang yang dijalankan oleh pihak swasta. Terlebih, jika tarif PPN yang dikenakan cukup tinggi.

“Jadi, saya berharap di sini kepada pak Yustinus (Staf Menteri Keuangan) yang hadir di sini jangan sampai karena pemerintah gagal menghadirkan pendidikan yang bermutu. Kemudian di pajaki pendidikan bagus itu,” tutupnya.