Keren! Dosen UNS Ciptakan Aplikasi Kalkulator Keolahragaan

Dosen UNS Solo, Sapta Kunta perlihatkan aplikasi kalkulator keolahragaan. Merdeka.com

Fokusmedan.com : Dosen Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sapta Kunta menciptakan aplikasi kalkulator keolahragaan. Dengan aplikasi tersebut kita bisa mengkalkulasi formula apa yang dibutuhkan pelaku olahraga. Bukan hanya olahraga untuk prestasi, namun juga kegiatan olahraga kebugaran.

“Kita membuat semacam aplikasi kalkulator keolahrgaaan. Di dalamnya itu berisi formula hasil riset yang bisa mengkalkulasi bintek dari teman-teman pelaku olahraga,” ujar Kunto dikutip Merdeka.com, Senin (22/3/2021).

“Alat ini untuk mengkalkulasi untuk mengetahui kebugaran di awal seberapa, program seperti apa dan rekomendasi seperti apa akan muncul di kalkulator itu,” jelasnya lagi.

Menurut Sapta, pembuatan aplikasi tersebut muncul dari keprihatinannya saat pandemi yang tidak memungkinkan untuk melakukan pertemuan langsung. Harapannya akan memudahkan pelatih maupun instruktur untuk merancang program secara daring.

“Ini istilahnya seperti bintek (bimbingan teknik). Kalau bintek itu kan harus ketemu tapi karena pandemi kan tidak memungkinkan. Dengan aplikasi ini tinggal mengirim dan melanjutkan latihan sendiri, pelatih bisa memantau,” katanya.

Kunto menjelaskan, aplikasi kalkulator keolahragaan tersebut dioperasikan dalam sistem android. Melalui aplikasi ini bisa memprediksi jenis olahraga yang bisa dilakukan seseorang melalui ukuran tubuh.

“Melalui aplikasi kalkulator keolahragaan ini kita bisa memprediksi ukuran tubuh seseorang untuk beberapa tahun mendatang. Pengguna tinggal memasukkan tinggi tubuh atau panjang lengan serta usia dan tanggal lahir maka aplikasi ini bisa memprediksi tinggi tubuh serta panjang lengan penggunanya ,” terang dia.

Dengan demikian, katanya lagi, bisa diketahui jenis olahraga apa yang cocok. Aplikasi ini, dikatakannya, mampu memberikan program latihan apa saja yamg bisa dilakukan untuk mencapai target. Hanya saja saat ini aplikasi tersebut belum tersedia di Playstore. Pihaknya saat ini masih mengurus hak paten aplikasi ini.

Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengapresiasi inovasi baru tersebut. Menurutnya dengan aplikasi itu mampu mendeteksi keahlian apa yang bisa dilakukan seseorang berdasarkan data dan informasi yang kemudian dianalisa dalam kalkulator keolahragaan.

“Sampelnya lebih bagus kalau anak-anak usia 6 sampai 10 tahun. Dengan alat ini bisa melihat jenis olahraga apa yang bisa dikembangkan anak. Jadi kalau ingin mencari bibit olahraga bisa dilakukan dengan cara seperti ini,” tandasnya.(ng)