Hasil SP2020, Jumlah Penduduk Sumut Capai 14,80 Juta Jiwa

Fokusmedan.com : Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) merilis hasil Sensus Penduduk 2020 (SP2020) sebanyak 14,80 juta jiwa hingga September 2020. Jumlah tersebut dibandingkan SP2010 bertambah 1,82 juta jiwa atau rata-rata 181,72 ribu jiwa setiap tahun.

Kepala BPS Provinsi Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2010-2020), laju pertumbuhan penduduk Sumut mencapai 1,28 persen per tahun. Terdapat percepatan laju pertmbuhan jumlah penduduk sebesar 0,06 persen poin jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk pada periode 2000-2010 yang sebesar 1,22 persen.

Berdasarkan kesesuaian alamat domisili dan kartu keluarga (KK) di Sumut, dari 14,80 juta penduduk, sebesar 93,37 persen atau sekitar 13,82 juta penduduk berdomisili sesuai KK. Sementara 6,63 persen atau sekitar 0,98 juta penduduk lainnya berdomisili tidak sesuai KK.

“Jumlah tersebut merupakan indikasi banyaknya jumlah penduduk yang bermigrasi dari wilayah tempat tinggal sebelumnya, karena sekarang sudah tidak tinggal pada alamat yang tercatat pada KK,” ujar Syech Suhaimi, Kamis (21/1/2021).

Berdasarkan sebarannya, dengan luas daratan Sumut sebesar 72,98 ribu kilometer persegi, maka kepadatan penduduk Sumut sebanyak 203 jiwa per kilometer persegi. Angka ini meningkat dari hasil SP2000 yang mencatat kepadatan penduduk Sumut sebesar 160 jiwa per kilometer persegi dan hasil SP2010 yang mencapai 178 jiwa per kilometer persegi.

Sebaran penduduk Sumut masih terkonsentrasi di Kota Medan. Meskipun luas geografis hanya sebesar 0,36% wilayah Sumut, namun Kota Medan dihuni oleh 2,44 juta penduduk (16,46%).

Penduduk terbesar kedua di Deliserdang 1,93 juta (13,05%), disusul Langkat (6,96%), Simalungun (6,69%), dan Asahan (5,20%). Sedangkan kabupaten/kota lainnya di bawah 5% dan Pakpak Bharat dengan jumlah penduduk terkecil sebesar 52.351 jiwa (0,35%).

Syech Suhaimi menyebutkan, berdasarkan generasi, hasil SP2020 mencatat, mayoritas penduduk Sumut didominasi oleh generasi Z dan milenial. Proporsi generasi Z sebanyak 31,70 persen dari total populasi dan generasi milenial 25,83 persen.

“Kedua generasi ini termasuk dalam usia produktif yang dapat menjadi peluang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi,” terangnya.

Dari sisi demografi, lanjutnya, seluruh Generasi X dan generasi milenial merupakan penduduk yang berada pada kelompok usia produktif pada tahun 2020. Sedangkan generasi Z terdiri dari penduduk usia belum produktif dan produktif. Sekitar 7 tahun lagi, seluruh generasi Z akan berada pada kelompok penduduk usia produktif.

“Hal ini merupakan peluang dan tantangan bagi Sumut, baik di masa sekarang maupun masa depan, karena generasi inilah yang berpotensi menjadi aktor dalam pembangunan yang akan menentukan masa depan Sumatera Utara,” jelasnya.

Menurutnya, persentase penduduk usia produktif (15-64 tahun) terus meningkat sejak 1990. Pada 1990 proporsi penduduk usia produktif sebesar 54,93% dari total populasi dan meningkat menjadi 69,79% di tahun 2020.

Selain itu, lanjutnya, perbedaan yang tajam antara persentase penduduk usia produktif dan non produktif (0-14 tahun dan 65 tahun ke atas) terlihat lebih tajam di 2020. Hal ini mencerminkan, Sumut masih berada dalam masa bonus demografi. Karena sebesar 69,79% penduduknya masih berada di usia produktif.

Pembangunan yang telah dicapai Sumut selama ini memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, salah satunya tercermin dari peningkatan usia harapan hidup penduduk Sumut.

“Konsekuensi dari meningkatnya usia harapan hidup Sumut adalah terjadinya peningkatan persentase penduduk lanjut usia atau lansia (60 tahun ke atas). Persentase penduduk lansia Sumut meningkat menjadi 8,64 persen di tahun 2020 dari 5,90 persen pada 2010 berdasarkan SP2010,” jelas Syech Suhaimi.

SP2020 juga mencatat jumlah penduduk laki-laki di Sumut sebanyak 7,42 juta atau 50,15% dari penduduk Sumut. Sedangkan jumlah penduduk perempuan sebanyak 7,38 juta jiwa atau 49,85%.

“Dari data tersebut, maka rasio jenis kelamin penduduk Sumut sebesar 101. Artinya terdapat 101 laki-laki per 100 perempuan di Sumut pada tahun 2020,” pungkasnya.(ng)