Ratu Elizabeth II Disuntik Vaksin Covid-19

fokusmedan : Ratu Inggris Elizabeth II dan suaminya Philip telah menerima vaksinasi Covid-19 di Istana Buckingham, pada Sabtu (9/1). Sang ratu saat ini berusia 94 tahun, sedangkan suaminya 99 tahun.

“Ratu dan pangeran hari ini telah menerima vaksinasi Covid-19,” tulis keterangan dari Istana Buckingham melansir Reuters, Minggu (10/1/2021).

Istana Buckingham mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah pernyataan medis yang tampaknya bertujuan untuk menunjukkan dukungan kerajaan dalam upaya penerapan vaksinasi Covid-19.

Ratu yang berusia 94 tahun dan suaminya yang berusia 99 tahun, menerima suntikan vaksinasi dari seorang dokter keluarga kerajaan di Kastil Windsor.

Usia mereka tergolong dalam kelompok berisiko tinggi yang diprioritaskan untuk segera mendapatkan vaksin, sejak vaksin Covid-19 diluncurkan di negara itu. Sejak diluncurkan, dilaporkan 1,5 juta orang menerima setidaknya satu dosis vaksin.

Istana Buckingham mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Ratu dan Duke of Edinburgh hari ini telah menerima vaksinasi Covid-19.”

Sangat tidak biasa bagi istana untuk merilis rincian medis pribadi, tetapi seorang juru bicara istana mengatakan kepada The Washington Post bahwa “keputusan telah diambil oleh Yang Mulia untuk memberitahukannya untuk mencegah ketidakakuratan dan spekulasi lebih lanjut.”

Sebelumnya Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah menerapkan kembali penguncian wilayah ketat secara nasional usai lonjakan kasus Covid-19 baru terjadi beberapa waktu terakhir.

Selama lockdown warga Inggris diizinkan keluar untuk belanja kebutuhan dasar, olah raga, dan kepentingan medis. Namun seluruh aktivitas sekolah dinyatakan dihentikan.

Johnson juga membuat kebijakan mempercepat vaksinasi Covid-19 buat menanggulangi pandemi. Orang lanjut usia masuk dalam 15 juta orang prioritas yang mendapatkan vaksin lebih dulu.

Inggris saat ini mencatat rekor kematian tertinggi kelima di dunia dengan angka nyaris 80.000 korban. Sedangkan dalam 28 hari terakhir terekam sebanyak 1.325 orang meninggal karena Covid-19.(ng)