Oktober 2020, Produksi Gabah Sumut Capai 3,9 Juta Ton

Ilustrasi produksi gabah Sumut. Ist

fokusmedan : Produksi gabah/padi di Sumatera Utara (Sumut) hingga Oktober 2020 mencapai 3,9 juta ton. Dari jumlah itu, 3,343 juta ton berasal dari 14 kabupaten yang merupakan sentra produksi gabah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Dahler melalui Kasubbag  Program Yuspahri Perangin-angin mengatakan, tahun 2020 target tanam gabah Sumut ditetapkan seluas 5.094.000 ton. Sedangkan realisasi panen sejak Januari hingga Oktober 2020 sebesar 3,9 juta ton lebih.

Ia merinci, sentra gabah di 14 kabupaten di Sumatera Utara itu terdiri dari Mandiling Natal dengan produksi 457.954 ton dari luas panen 96.686 hektar, Langkat produksi gabahnya 386.210 ton dari luas panen 70.711 hektar, Serdang Bedagai produksi gabahnya mencapai 348.138 ton dari luas panen 52.474 hektar, Deli Serdang 347.609 ton dari luas panen 55.798 hektar.

Simalungun produksinya 341.072 ton dari luas panen 61.782 hektar. Padang Lawas Utara produksinya 331.147 ton dari luas panen  67.802 hektar, Tapanuli Utara produksinya 196.175 ton dari luas panen 43.207 hektar dan Tapanuli Selatan produksi gabah 185.042 ton dari luas panen  31.828 hektar.

Kemudian Batubara produksinya 155.002 ton dari luas 25.734 hektar. Kabupaten Karo dengan produksi 151,480 ton dari luas 25.974 hektar.

Tobasa  produksinya 141.224 ton dari luas 20.199 hektar, Tapteng produksinya 105.186 ton dari luas panen 23.369 hektar.

Labuhan Batu Utara produksimya 98.817 ton dari luas panen 18.049 hektar dan Kabupaten Asahan produksinya 98.374 ton dari luas panen 14.682 hektar.

“Rata-rata hasil panen gabah tersebut mencapai 5,15 ton per hektar,” katanya, Sabtu (28/11/2020).

Rata-rata produksi gabah tersebut sudah termasuk hasil panen petani yang varitasnya  dibantu pemerintah.

Ia menambahkan takaran 100 Kg padi setelah dikonversi dijadikan beras menjadi 63 Kg.(ng)