Pemimpin Sekte Seks Dihukum 120 Tahun Penjara

Pemimpin Sekte Seks, Keith Raniere. Ist

fokusmedan : Seorang guru self-help, yang menjalankan sekte seks di Amerika Serikat (AS) dilaporkan mendapat hukuman 120 tahun penjara. Keith Raniere mendirikan organisasi “pengembangan pribadi profesional” bernama NXIVM (dibaca nex-ee-um) di Albany, New York pada 1998.

Tetapi dalam persidangan, jaksa penuntut menyebut NXIVM ternyata merupakan sekte seks yang menipu puluhan korbannya, dan memaksa mereka untuk berdiet ketat.

Para korban mengungkapkan bagaimana mereka diminta memberikan foto yang paling memalukan untuk membungkam mereka tentang apa yang terjadi.

Kontrol Raniere dilaporkan absolut, sehingga seorang perempuan bersaksi bagaimana dia dikurung selama dua tahun saat mengaku tertarik dengan seseorang.

Organisasi itu disebut mematok tarif ribuan dollar AS hanya untuk undangan pengembangan diri di New York, begitu juga di Meksiko dan Kanada.

Anggotanya, diyakini juga ada aktris Hollywood di dalamnya, harus mematuhi Keith Raniere dan siap menanggung penghinaan sebagai bagian dari ajarannya.

Raniere dilaporkan sudah divonis tahun lalu atas dakwaan pemerasan, penyelundupan, perdagangan seks, dan upaya menghalangi penyelidikan.

Dilansir Sky News Selsa (27/10/2020), si guru berusia 60 tahun itu menegaskan bahwa dia tidak merasa bersalah atas perbuatannya.

“Adalah benar saya sama sekali tidak menyesali kejahatan yang dituduhkan. Karena saya sama sekali tak melakukannya,” tegas dia.

Hakim Distrik AS Nicholas Garaufis menyatakan, perbuatan Raniere “kejam dan gigih”, dengan pelanggarannya “mengerikan” karena menargetkan gadis muda.

Dia kemudian memutuskan hukuman penjara selama 120 tahun bagi Raniere di pengadilan federal Brooklyn, setelah sidang panjang yang mencakup kesaksian korban.

Jaksa penuntut menerangkan Keith Raniere menjalankan organisasi kriminal, di mana dia menghina dan melecehkan korban untuk menguasainya.

Si “guru” juga dituding mengendalikan salah satu komplotan yang sudah merekrut sekaligus mempersiapkan “mitra seksual” baginya.

Saat sidang putusan tersebut, Raniere dikecam oleh mantan pengikutnya. Termasuk oleh India Oxenberg, anak dari aktris Dynasty, Catherine Oxenberg.

Jaksa penuntut disebutkan menuntut hukuman penjara seumur hidup. Sementara pengacara Raniere menyebut kliennya cukup dipenjara selama 15 tahun.(ng)