Akhirnya, Predator Seks di Desa Sei Rotan Diringkus Polisi

Tersangka kasus pencabulan anak-anak di desa Sei Rotan. Ist

fokusmedan : Akhirnya, warga yang bermukim di Jalan Perjuangan Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan dapat bernafas lega.

Pasalnya, keberadaan seorang predator seks yang memangsa anak-anak di daerah tersebut sudah ditangkap polisi.

Ketenangan warga desa terusik, lantaran salah seorang anak perempuan berusia 7 tahun menjadi korban pencabulan sang predator seks.

Pelaku diketahui berinisial H ini 5 kali mencabuli anak tetangganya itu sebut saja Mawar.

Bukan hanya memangsa anak tetangga, perbuatan binatang pelaku ini juga dilakukannya kepada putri kandungnya juga masih di bawah umur.

Tak ayal, pihak keluarga Mawar yang geram lalu mengadukan perbuatan H ke Polsek Percut Sei Tuan yang tertuang dalam nomor LP/ 2031/IX/2020/ SPKT Percut tanggal 23 September 2020.

Pasca dilaporkan desas-desus perbuatan pelaku merebak di seantero desa tersebut. Warga juga sempat resah karena melihat pelaku masih berkeliaran meski sudah dipolisikan.

Seiring waktu berjalan, pelaku akhirnya tahu kalau dirinya dilaporkan, langsung ambil langkah seribu kabur dari rumahnya.

Namun, pelarian sang predator seks ini tak berlangsung lama, Jumat (23/10/2020) malam tadi, ia diamankan polisi.

“Alhamdulillah, pelaku sudah ditangkap,” kata ibu korban N (32) kepada wartawan, Sabtu (24/10/2020).

Ia mengatakan polisi membekuk pelaku saat bersembunyi di sebuah rumah di kawasan Tembung.

Sementara, terkait penangkapan pelaku pencabulan yang menggegerkan warga ini, pihak Polsek Percut Sei Tuan belum memberikan keterangan resmi.

Apresiasi Polisi

Netty salah seorang warga di Desa Sei Rotan mengapresiasi kepolisian yang telah menindaklanjuti laporan warga.

“Warga sini menjadi tenang dan lega setelah pelaku ini ditangkap. Warga resah karena takut anak-anaknya menjadi korban kejahatan seks yang dilakukan pelaku,” ujarnya.

Disamping itu, ia juga berpesan kepada masyarakat lain agar lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anak, untuk terhindar dari aksi kejahatan pencabulan.

Terpisah, keluarga korban yang lain bernama Sukir yang bersyukur pelaku telah diamankan.

“Alhamdulillah, aku percaya kalau hukum itu adil. Juga berkat doa kita,” ungkapnya.(Rio)