Massa Aksi Tolak Omnibus Law Datangi Polrestabes Medan, 2 Orang Pendemo Akhirnya Dipulangkan

Massa aksi menggelar unjuk rasa di Polrestabes Medan. Ist

Pakarberita.com – Puluhan orang yang tergabung dalam massa Akumulasi Kemarahan Rakyat dan Buruh (AKBAR) Sumatera Utara (Sumut) dan Suara Rakyat Medan mendatangi Polrestabes Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu (21/10/2020) malam.

Mereka menuntut agar tiga orang rekan mereka yang diamankan saat demo, Rabu sore tadi agar dibebaskan. Ketiga massa aksi diamankan diduga terlibat kasus pengerusakan di Jalan Gedung Arca Medan.

Tak lama menyampaikan aspirasinya, Polrestabes Medan memulangkan dua orang massa aksi tolak Omnibus Law.

Sementara, satu orang lagi masih dalam pemeriksaan di Satreskrim Polrestabes Medan atas dugaan kasus pengerusakan mobil milik Pemprov Sumut di Jalan Gedung Arca beberapa waktu lalu.

“Kita akan pulang bersama dua orang massa aksi yang telah dipulangkan untuk merencanakan aksi turun ke jalan besok (Kamis, 22 Oktober 2020),” kata Martin Luis dari Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat Sumut di Polrestabes Medan.

Ia menjelaskan meski pihaknya berulang kali dipukul mundur oleh pihak kepolisian, massa aksi tetap akan menggelar unjukrasa menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law.

“Malam ini dua orang dipulangkan, satu orang didampingi dan masih dalam proses hukum,” ujar Martin.

Pantauan wartawan, usai dua orang yang sempat diamankan tersebut dipulangkan, massa aksi perlahan meninggalkan Polrestabes Medan. Arus lalu lintas Jalan HM Said Medan yang sebelumnya ditutup kembali dibuka.

(Rio)