39.000 Ton Beras Petani sudah Diserap Bulog Sumut

fokusmedan : Perum Bulog Sumatera Utara (Sumut) sudah menyerap beras petani sebanyak 39.000 ton hingga 15 Oktober 2020. Capaian ini melebihi target serapan beras petani yang ditetapkan tahun 2020.

“Tahun ini kita ditargetkan bisa serap beras petani sebanyak 20.400 ton,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Arwakhudin Widiarso ketika dihubungin, Minggu (18/10/2020).

Diterangkannya, kualitas beras di Sumut juga tergolong bagus. Penyerapan beras petani juga dilakukan sebagai wujud komitmen Bulog sebagai BUMN termasuk untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam penyediaan beras termasuk jenis komersial di pasar.

Dia mengakui, semua beras petani yang diserap Bulog merupakan pembelian komersial atau di atas HPP. Dengan banyak stok, maka ketersediaan beras di pasar Sumut semakin terjamin sehingga bisa meredam lonjakan harga bahan pangan utama itu.

Di samping pembelian beras petani, hingga 15 Oktober sudah menjual beras ke masyarakat dan pemerintah hingga 75.000 ton. Beras yang terjual itu terdiri dari beras medium sebanyak 35.000 ton dan beras premium komersil sebanyak 40.000 ton.

“Untuk penjualan beras premium komersil itu, 8.000 ton diantaranya sudah termasuk pembelian yang dilakukan sejumlah kabupaten/kota di Sumut untuk program jaring pengaman Covid-19,” ucap Wiwid.

Sedangkan yang 35.000 ton itu merupakan beras penugasan. Artinya, penjualan Bulog ke Pemerintah Pusat, yang nantinya akan digunakan untuk pemenuhan program pemerintah.(ng)