Donald Trump Positif Covid-19, IHSG Sempat Terpuruk di Bawah Level 4.900

fokusmedan : Kabar buruk kembali muncul, Presiden AS Donald Trump dinyatakan positif Covid-19. Kabar tersebut beredar saat IHSG tengah rehat setelah sesi perdagangan pertama di tutup.

Dan yang terjadi saat IHSG dibuka disesi kedua, IHSG terpuruk dengan mencatatkan minus di atas 1%, pada posisi terendah di level 4.881,91.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, aksi jual mewarnai IHSG di sesi kedua dengan tekanan yang cukup besar. Cukup logis memang, saat ada kabar buruk seperti itu lantas pasar lebih memilih keluar terlebih dahulu sehingga terjadi aksi jual masif di pasar keuangan.

“Terlebih yang positif ini adalah Presiden AS, di mana ekonomi AS ini menjadi motor penggerak ekonomi global,” katanya, Jumat (2/10/2020).

Kabar ini juga tidak kalah buruk seandainya pemimpin China Xi Jinping juga terpapar Covid-1919. Dan kondisi pasar keuangan bisa terguncang hebat, jika baik keduanya yakni Xi dan Trump sama sama terpapar Covid-19.

Pelaku pasar tentunya akan meragukan efektifitas pemerintah Presiden AS di tengah pandemi seperti sekarang ini. Meskipun pelaku pasar menyadari sepenuhnya, bahwa seorang presiden seperti Donald Trump tidak akan mungkin tidak mendapatkan perawatan intensif.

“Dan saya yakin, dengan posisinya sebagai seorang Presiden, harapan untuk hidup Presiden AS tetap jauh lebih besar dari harapan hidup penderita Covid-19 lainnya. Sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan pada dasarnya,” ujarnya.

Hanya saja, lanjutnya, pasar akan menanti bagaimana cara Presiden AS selanjutnya untuk menjalankan sejumlah kebijakan dikala tengah terpapar tersebut. Ini yang sampai sekarang menjadi pertanyaan.

Menanggapi kabar tersebut, kinerja sejumlah indeks futures di AS sejauh ini menunjukan pelemahan bahkan untuk Dow Jones Futures minusnya lebih dari 1%. Respon pasar baru akan terlihat dalam sesi perdagangan di AS selanjutnya dan baru akan diperhitungkan menjadi sentiment pasar di asia pada pekan depan.

IHSG pada perdagangan hari ini ditutup turun 0.87% di level 4.926,73. Sementara mata uang Rupiah diperdagangkan melemah di level 14.865.

“Pekan depan pasar keuangan masih akan mewaspadai kemungkinan terjadinya aksi jual (sell off) di pasar keuangan,” pungkasnya.(ng)