Pelaku UMKM dan Mitra Pengemudi Grab Ikuti Seminar Kewirausahaan Berbasis Digital

fokusmedan : Mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar dapat bertahan dan terus tumbuh di tengah pandemi Covid-19, Grab gandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Nutrifood menggelar pelatihan bertema “Peningkatan Ekonomi UMKM Sumatera Utara”.

Seminar ini dihadiri oleh puluhan UKM binaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) TP PKK dan mitra pengemudi Grab. Seminar ini juga disiarkan secara daring yang juga disaksikan oleh ratusan peserta TP PKK Kabupaten dan Kota di berbagai daerah di Sumatera Utara untuk mendapatkan pelatihan pengembangan bisnis di era digital.

City Manager Medan, Grab Indonesia Valenciah Dwitahlie menjelaskan, pelatihan ini menjadi kelanjutan komitmen #TerusUsaha. Di mana pihaknya terus bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendigitalisasi lebih banyak UMKM.

Hal ini menjadi komitmen berkesinambungan Grab untuk memanfaatkan teknologi dan informasi agar terus memberdayakan UMKM khususnya di Kota Medan sehingga dapat bertahan dan berkembang di tengah era yang menantang ini.

“Kedepannya pelatihan ini diharapkan akan menjadi agenda rutin yang diadakan oleh Grab, TP PKK dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama dengan beberapa pihak lain yang memiliki visi sama terhadap pengembangan dan digitalisasi UKM di Sumatera Utara,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (1/10/2020).

Ketua TP PKK Sumatera Utara, Nyonya Nawal Edy Rahmayadi menyampaikan apresiasinya bagi Grab sebagai inisiator program ini. Dengan adanya Grab dengan berbagai layanannya dapat membantu para pengusaha dan UMKM untuk dapat bertahan dalam kondisi pandemi.

“Kita perlu mendorong para pelaku UMKM untuk memaksimalkan manfaat dari adanya teknologi hari ini,” ucapnya.

Customer Development Manager Nutrifood Indonesia, Alif Patria menambahkan, Nutrisari, Hilo, dan Lokalate siap untuk bergerak dan berkolaborasi dengan para UMKM di Sumatera Utara bersama menuju ke pengembangan serta perekonomian yang lebih baik lagi.

Untuk mendukung UMKM lokal, sebelumnya Grab telah bermitra dengan PD Pasar Jaya untuk mendigitalisasi 5 pasar tradisional di Medan agar mereka dapat terus melayani pelanggan yang kebanyakan beraktivitas dari rumah. Rata-rata transaksi pedagang pasar meningkat hingga 245% dalam satu bulan.

Grab juga memberikan iklan gratis, pelatihan, serta meluncurkan portal GrabMerchant dan GrabKios yang menjadi solusi digitalisasi bisnis UMKM agar dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital.

Valenciah menambahkan, peran UMKM sangat penting bagi ketangguhan ekonomi. Temuan dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara mengungkapkan bahwa pekerja lepas dan UMKM yang didukung teknologi Grab berkontribusi sebesar Rp2,66 triliun bagi perekonomian Sumatera Utara pada 2018.

Riset terbaru yang dilakukan pada 2020 juga menunjukkan peran UMKM dalam membuka lapangan pekerjaan, dengan 21% responden mengaku bisa menambah karyawan saat bisnisnya berkembang.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian berbagai kota di Indonesia dan Grab ingin membantu para UMKM ini berkembang lebih maju. Semoga seminar ini bisa menjadi inspirasi dan pendorong semangat UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang bersama dan mengubah susah dengan #TerusUsaha,” tutup Valenciah.(ng)