Uji Klinis Vaksin, Ridwan Kamil Jalani Pengambilan Darah

fokusmedan : Setelah menjalani dua kali penyuntikan calon vaksin Covid-19, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mendatangi Puskesmas Garuda di Kota Bandung, Rabu (30/9/2020). Kedatangan kali ini untuk melakukan proses pengambilan sampel darah.

“Ini adalah proses pengambilan darah dari para relawan setelah dua kali penyuntikam proses vaksin dilakukan. Standar pengambilan darah pada umumnya. Pengambilan darah pertama hasilnya bagus,” ujarnya dilansir dari Kompas.com.

Pengetesan darah pasca suntik vaksin diharapkan mampu meningkatkan antibodi mendekati 90 persen.

Setelah pengambilan darah, pemantauan akan dilakukan hingga Desember 2020 mendatang.

“Setelah ini, harusnya darah kami bereaksi yang harapannya reaksinya peningkatan antibodi sesuai yang diharapkan mendekati 90 persen. Sehingga dikategorikan memiliki imunitas terhadap Covid. Tidak bisa sekali, pengetesan terakhir Desember dan final dan akan diteliti hasil akhirnya,” katanya.

Ia pun berharap rangkaian uji klinis ini bisa berjalan lancar agar proses produksi vaksin bisa segera dilakukan oleh Biofarma. Meski sudah hadir vaksin merek lain, vaksin Sinovac ini bisa diandalkan lantaran dibuat di dalam negeri.

“Saya amati ada merek vaksin lain, tapi jumlahnya terbatas dan tidak diproduksi di dalam negeri,” katanya.

Saat ini, pemerintah pusat sedang melakukan simulasi penyebaran logistik vaksin ke berbagai daerah.

“Saya menyampaikan secara trasnparan, harus siap secara mental. Proses ini mungkin sepanjang tahun 2021, sehingga normalitasnya baru bisa hadir tahun 2022. Sesuatu yang tidak enak didengar, tapi harus bersiap dengan proses yang panjang ini. Penyuntikan, distribusi, dan lain-lain,” pungkasnya.