Berasal dari 8 Kabupaten di Sumut, Produksi Gabah Capai 3,03 Juta Ton

fokusmedan : Realisasi produksi panen gabah atau padi hingga Agustus 2020 dari kabupaten di Provinsi Sumatera Utara  mencapai  3.036.000 ton. Pencapaian itu berasal dari realisasi luas panen lahan 588.768 hektar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara Dahler melalui  Ka Program Yuspahri Perangin-angin mengatakan, produksi gabah tersebut merupakan hasil tanam dari sentra gabah atau lumbung beras di 8 kabupaten di provinsi ini.

“Tahun 2020 target tanam gabah Sumut ditetapkan seluas 5.094.000 ton, maka dengan realisasi panen tersebut pencapaiannya sebesar 59,6 %,” katanya, Rabu (30/9/2020).

Ia melanjutkan, rata-rata hasil panen gabah tersebut mencapai 5,15 ton per hektar.

Rata-rata produksi gabah tersebut sudah termasuk hasil panen petani yang varitasnya  dibantu pemerintah.

Dirincikannya, lumbung beras di Provinsi Sumut yakni Madina dengan produksi padi sebanyak  348.479 ton dari luas panen 77.573 hektar, Serdang Bedagai  produksi gabahnya mencapai 296.390 ton dari luas panen 46.367 hektar. Kemudian, Padang Lawas Utara produksinya  268.170 ton dari luas panen  58.280 hektar, Simalungun produksinya  265.355 ton dari luas panen  50.388 hektar.

Deli Serdang produksinya mencapai  226.470 ton dari luas panen 38.533 hektar, Langkat dengan produksi  204.922 ton dari luas panen 40.479 hektar. Tapanuli Utara produksinya  181.026 ton dari luas panen 41.452 hektar dan Tapanuli Selatan produksi gabah  153.989 ton dari luas panen  27.363 hektar.

Ia menambahkan takaran 100 Kg padi setelah dikonversi dijadikan beras menjadi 63 Kg.(ng)