IHSG dan Rupiah Menguat Secara Teknikal, Masih Rawan Koreksi

 

fokusmedan : Setelah mengalami tekanan di perdagangan sebelumnya, IHSG pada hari ini berbalik mengalami penguatan. Akan tetapi kenaikan pada hari ini lebih banyak dipicu oleh faktor teknikal di mana harga saham yang bergerak turun memicu aksi beli karena dinilai sudah murah dan di waktu yang bersamaan sentimen pasar juga tidak begitu banyak.

IHSG dibuka menguat di level 4.946,50. Dan di sesi pertama ini IHSG berada dikisaran level 4.970 yang merupakan level resisten bagi IHSG.

Di sisi lain, mata uang Rupiah juga bergerak menguat meskipun dalam penguatan yang terbatas. Rupiah menguat dikisaran 14.775 per US Dolar.

“Tekanan di pasar keuangan sedikit mereda, namun sentimen fundamental seperti memburuknya kinerja ekonomi global tetap akan menjadi katalis negatif dalam jangka panjang,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Rabu (23/9/2020).

Ditambah lagi dengan penyebaran corona yang belum menunjukan akan berhenti. Kekhawatiran saat ini, yang bisa saja membuat pasar keuangan tertekan dalam jangka pendek adalah penguncian wilayah yang berpeluang dilakukan oleh negara besar. Salah satunya Inggris yang kembali memberlakukan WFH (kerja di rumah) selama 6 bulan mendatang.

“Sehingga saya mewanti-wanti kepada investor untuk tidak larut dalam kenaikan kinerja pasar keuanga hari ini. Potensi koreksi masih terbuka karena kenaikan pada hari ini tidak ditopang dengan sisi fundamental yang kuat,” pungkasnya.(ng)