Seminggu Sudah, Keluarga Korban Harap Polisi Segera Bekuk Pembunuh Sadis di Tembung

fokusmedan : Parhan Aulia Natugo (23) warga Jalan Seto Gang Bahagia, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, berharap pihak kepolisian dapat meringkus pelaku pembunuhan ibundanya yang bernama Fitri Yanti.

Kurang lebih sepekan berlalu, Fitri Yanti ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah ladang di kawasan Pasar II Tembung, pada Minggu (30/8/2020) lalu.

Parhan yang dikonfirmasi pada Senin (7/9/2020) mengatakan bahwa, pihak keluarga berharap pelaku pembunuhan ibunya ini ditangkap.

“Sudah seminggu lebih. Namun hingga kini pelaku pembunuhan ibu saya belum ditangkap,” ujarnya.

Pria berkulit kuning Langsat ini mengaku terpukul atas peristiwa yang menimpa keluarganya.

“Kalau ibu meninggalnya wajar perlahan bisa mengikhlaskan. Tapi ini, ia dibunuh dengan sadis, rasa sedih terus menghantui. Karena saya begitu dekat dengan ibu,” bebernya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Fitri Yanti ditemukan tewas di kawasan
Pasar II, Tambak Rejo Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Sedang.

Mayat wanita diketahui bernama Fitri Yanti (43) warga Jalan Bromo, Gang Bahagia, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area diduga dibunuh oleh orang dekatnya.

Lanjut Parhan, sehari-hari ibundanya tersebut merupakan pedagang sate di kawasan Jalan Halat Medan.

“Kalau kondisi ibu, leher nyaris putus. Ibu gak pernah ada masalah sama orang. Kenapa tega kali pelaku membunuh ibu saya seperti itu,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK kepada wartawan mengatakan bahwa pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan.

“Kepada keluarga mohon bersabar, hingga kini kami masih melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Informasi tambahan yang berhasil didapat, pascaditemukannya Fitri, beberapa benda miliknya juga hilang seperti gelang emas, dan sepeda motor.

Namun belakangan, sepeda motor yang digunakan korban, Honda Beat berhasil ditemukan petugas.

Farhan Aulia Natugo saat bersama ibundanya (almarhumah) beberapa waktu lalu, Senin (7/9/2020).

(Rio)