Korban melapor, 2 Youtuber Kota Medan dijerat UU ITE

fokusmedan : Dua youtuber Kota Medan, berinisial JN (Joniar News Pekan) dan BEH diamankan personel Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing menyampaikan, keduanya diamankan setelah ada laporan dari korban bernama Johansen Ginting, yang merasa keberatan dengan pernyataan dalam video yang di upload pelaku di akun youtubenya pada Selasa (11/8) lalu.

“Isi rekaman video tersebut mengatakan bahwa kendaraan BK 1212 JG nunggak pajak sebesar Rp 3,7 juta,” sebutnya kepada wartawan, Selasa (18/8)

Korban yang keberatan, lanjutnya, langsung melaporkan keduanya terlebih karena tidak pernah telat membayarkan pajak kendaraannya.

“Jadi tidak seperti yang disampaikan tersangka dalam video youtube tersebut,” jelasnya.

Selain itu, korban juga keberatan karena keduanya telah menyebarkan video tanpa meminta izin terlebih dahulu.

“Korban juga merasa keberatan karena video tersebut telah disebar oleh tersangka tanpa seizin korban dan videonya juga mengandung unsur berita bohong atau hoax, sehingga korban merasa dirugikan,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi, termasuk petugas pajak, serta saksi ahli bahasa dan ITE dari Universitas Sumatera Utara (USU). Kemudian petugas juga melakukan gelar perkara, sehingga menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Untuk itu, kepada keduanya, sambung Martuasah dipersangkakan melanggar pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 11 tahun 2016 dan/atau Pasal 45A ayat (1) tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) Subs pasal 14 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

“Ancamannya, hukuman maksimal 6 tahun penjara,” tandasnya.(riz)