Purnomo Serahkan Sapi Kurban Bantuan Jokowi ke Masjid Agung

fokusmedan : Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo mulai kembali aktif bekerja setelah dinyatakan negatif Covid-19. Hari ini, pengusaha SPBU itu mengawali aktivitasnya bersama keluarga dengan salat Iduladha di masjid Balai Kota dan menyerahkan hewan kurban keluarga.

Setelah kegiatan di balai kota, Purnomo akan pergi ke Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Purnomo akan menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada takmir masjid setempat.

“Hari ini Iduladha, salat tadi di masjid, kemudian penyerahan hewan kurban saya. Kemudian nanti ke Masjid Agung, menyerahkan hewan kurbannya pak Presiden,” ujar Purnomo, Jumat (31/7).

Menurut dia, sebelum kegiatan Iduladha, ia juga menghadiri Sidang Paripurna di gedung DPRD Solo, Kamis kemarin.

Purnomo mengaku, setiap tahunnya selalu berkurban saat Iduladha. Untuk tahun ini kurban sapi terbesar seberat 650 kilogram. Selain di balai kota, Purnomo mengaku juga berkurban di masjid kediaman pribadi, Jalan Bhayangkara, Panularan dan di Laweyan. Sehingga total sebanyak 4 sapi, atas namanya, istri dan keluarga.

“Setiap tahun saya kurban kok. Paling gede limusin, beratnya 650 kg ini,” katanya.

Lebih lajut ia menyampaikan, untuk hewan kurban presiden di Masjid Al Wustho, Mangkunegaran, diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Ahyani.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi memberikan bantuan 2 ekor sapi untuk masyarakat Kota Solo. Seekor sapi diserahkan ke Masjid Al Wustho, Mangkunegaran seberat 930 kg. Dan satunya lagi untuk Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta berbobot 1.030 kg.

Kedua sapi yang menjadi hewan kurban tersebut berjenis Limosin. Sapi untuk Masjid Agung dibeli dari seorang peternak di Dukuh Glondongan, Desa Mranggen Polokarto, Sukoharjo. Sedangkan, sapi untuk Masjid Al Wustho, dibeli dari peternak asal Desa Tegal Ombo, Kecamatan Kalijambe Sragen.

“Jenis sapinya Limosin, untuk yang Masjid Agung beratnya 1.030 kilogram. Kalau yang Al Wustho beratnya hanya 930 kg dan umurnya diatas 3 tahun,” terang Kasubag Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Kesra Setda Solo, Bambang Harjanto, Kamis (23/7) lalu.(yaya)