Kontras: Polisi diminta taati prosedur hukum dalam pengungkapan kasus kerusuhan di Madina

fokusmedan : Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Sumut mengharapkan pihak kepolisian mentaati prosedur hukum dalam pengungkapan kasus kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Madina, Senin (29/6) lalu.

Staf Advokasi Kontras Sumut Ali Isnandar SH menyampaikan, selaku penegak hukum Polres Madina mempunyai tanggung jawab untuk mengungkap siapa dalang dibalik kericahan tersebut.

“Jangan sampai pengungkapan kasus ini justru akan memunculkan masalah baru bagi polisi dan masyarakat,” sebutnya kepada wartawan, Senin (6/7).

Ia menyampaikan, dalam memastikan keterlibatan pelaku harus menghindari cara-cara kekerasan dan penyiksaan yang sifatnya melanggar Hak Asasi Manusia.

“Jangan sampai tujuan penegakan hukum yang dilakukan polisi jusru dengan cara-cara melanggar hukum,” harapnya.

Selain itu, Polres Madina harus bisa membuktikan laporan warga terkait BLT yang menjadi pemicu kerusuhan.

“Agar keadilan dapat dirasa seimbang ditengah masyarakat danĀ insiden kericuhan di Desa Mompang Julu sepatutnya bisa menjadi pembelajaran bagi Pemerintahan Daerah Kabupaten Mandailing Natal dan daerah-daerah lain agar lebih responsif terhadap tuntutan masyarakat,” pungkasnya.(riz)