Kementerian ESDM Usulkan Subsidi Listrik Naik di 2021

fokusmedan : Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Dalam rapat tersebut, diusulkan anggaran subsidi listrik untuk tahun 2021 sebesar Rp 54,11 triliun hingga Rp 56,27 triliun.

Arifin memaparkan, anggaran subsidi listrik ini lebih besar dibandingkan tahun lalu yaitu Rp 51,71 triliun. Untuk tahun ini, anggaran subsidi listrik tercatat sebesar Rp 54,79 triliun.

“Ini merupakan asumsi dasar di sektor ESDM, di antaranya asumsi dasar subsidi listrik, BBM dan LPG bersubsidi,” ujar Arifin dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR, ditulis Selasa (23/6).

Dia menjelaskan, asumsi subsidi listrik ini didasarkan pada perkiraan harga minyak mentah Indonesia (ICP) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam rancangan APBN 2020. ICP tahun depan diproyeksi berada di level USD 40 hingga USD 50 dolar per barel (kurs Rp 14.900 hingga Rp 15.300).

“Dengan mempertimbangkan hal itu, pemerintah mengusulkan asumsi ICP dalam RAPBN 2021 sebesar USD 40 hingga USD 50 dolar per barel,” ujarnya.

Hingga Mei 2020, realisasi subsidi listrik mencapai Rp 15,64 triliun. Namun realisasinya, mungkin lebih besar dari perkiraan yaitu Rp 58,18 triliun.

Hal ini dikarenakan pemerintah menggratiskan tarif listrik pelanggan 450 VA dan memberi diskon bagi pelanggan 900 VA gegara adanya pandemi Corona. Anggaran diskon listrik tersebut, sepanjang April hingga September 2020 mencapai Rp 7,84 triliun.(yaya)