Menko PMK Tegaskan Tak Ada Istilah Pelonggaran PSBB

fokusmedan : Menteri Koordinator PMK Muhadjir Efendi menegaskan, tak ada pelonggaran dalam penerapan relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dia pun meminta tak diistilahkan longgar.

“Mungkin memang ada pengurangan PSBB, ada beberapa pengurangan tetapi sebetulnya tetap diperketat. Jadi ketika ada pengurangan, diikuti dengan pengetatan protokol. Jangan sampai diistilahkan longgar,” ucap Menko PMK Muhadjir Efendi, usai melihat penyaluran Bansos di Lengkong Karya, Tangerang Selatan, Kamis (14/5).

Justru dia berharap, dengan adanya relaksasi dalam penerapan PSBB di Daerah, masyarakat bisa lebih bisa disiplin dalam mematuhi segala aturan dan ketentuan pengetatan protokol kesehatan dalam karantina kesehatan.

“Jadi masyarakat harus lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan yang ada. Mulai dari cuci tangan, pakai masker, menghindari kerumunan dan kalau perlu Pemda menempatkan tim untuk mengawasi pengetatan itu,” terang dia.

Pandangan Airin

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany berpandangan, kalau penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), adalah edukasi kepada warga dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Itu bukan pelonggaran, tetapi bahwa ada sesuatu hak maka harus ada kewajiban yang harus diikuti. Berarti sama saja. Manakala haknya sedikit, berarti kewajiban harus diperketat sama saja tidak ada pelonggaran tidak ada relaksasi,” ucap Airin Rachmi Diany.

Dia berharap, PSBB dan penerapan anjuran kesehatan covid-19 sesuai protokol WHO bisa menjadi kebiasaan baru masyarakat. Untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Jadi saya berpikir ini menjadi habit dan kebiasaan. Jadi PSBB ini menjadi edukasi masyarakat bahwa sepanjang covid belum ditemukan vaksinnya, maka kita harus menjadi kebiasaan yang baru, contoh sering mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker dan lainnya. Ini perlu diedukasi ke masyarakat dan bagi saya sebagai kepala daerah, ini tujuannya adalah mengedukasi masyarakat agar bisa lebih disiplin jadi ketika nanti PSBB selesai, itu sudah menjadi habit dan kebiasaan,” tandas dia.(yaya)