Kapolda Sumut: Setiap hari 600 kendaraan diputarbalik

fokusmedan : Sejak bergulirnya Operasi Ketupat Toba 2020, Polda Sumut telah mendirikan 114 pos pengamanan, di mana ada 25 pos check point untuk mengantisipasi pemudik keluar dan masuk di wilayah Sumut.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, hal tersebut untuk mengantisipasi pemudik yang masuk atau keluar dari wilayah Sumut dan sebagai bentuk implementasi instruksi Presiden terkait larangan mudik.

“Adapun pos check point tersebut berada di daerah Langkat, Labuhanbatu, Tapanuli Selatan, Padanglawas, Tanahkaro dan Pakpakbharat. Para personel yang bertugas di pos check point tersebut akan memeriksa setiap kendaraan ataupun masyarakat yang masuk ke wilayah Sumut,” sebutnya kepada wartawan, Rabu (13/5).

Selain itu, lanjutnya, kendaraan yang melintas akan diberhentikan dan seluruh penumpang diharuskan turun untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan seperti cek suhu tubuh dan kendaraan disemprot cairan disinfektan.

“Apabila tidak memiliki surat bebas Covid-19, maka masyarakat ataupun pemudik diimbau untuk balik kanan ke daerah asalnya masing-masing. Namun, jika ada masyarakat yang tidak menaati maka akan diberikan penindakan sesuai UU No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dimana apabila ada masyarakat yang melanggar dapat dipidana dengan ancaman 1 tahun penjara,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, bagi masyarakat yang ingin mudik harus memenuhi kriteria yaitu bebas rapid test, menunjukkan negatif dan mendapat surat resmi dengan alasan bepergian yang jelas.

“Untuk pospam yang didirikan tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di wilayah Sumut. Di mana personel Polda Sumut dibantu back up oleh Kodam I/BB serta pemerintah setempat yaitu Dinas Kesehatan, Satpol PP serta perangkat desa atau lurah,” jelasnya.

Untuk para personel yang bertugas di Pos Pam maupun Pos Check Point, dalam melakukan pengecekan tetap mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah yaitu menggunakan APD, masker, sarung tangan dan sepatu serta setiap kendaraan yang melintas akan diberhentikan untuk dilakukan pengecekan dan imbauan untuk selalu gunakan masker dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan.

“Dari hasil pendataan yang dilakukan, bahwa rata-ata setiap hari tidak kurang 600 kendaraan yang diperintahkan kembali karena tidak memenuhi syarat untuk masuk wilayah Sumut. Hal ini juga dilakukan oleh Provinsi Riau, Aceh dan Sumbar apabila ada pemudik dari Sumut yang memasuki wilayah mereka,” terangnnya.

Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menunda mudik demi mencegah persebaran virus corona yang dapat masuk ke wilayah kampung halaman masing-masing.

“Mari bersama-sama kita memutus mata rantai virus corona dengan disiplin dalam menaati anjuran dan protokol kesehatan yang diberikan oleh pemerintah. Bersama kita pasti bisa melawan virus corona,” tandasnya.(riz)