Operasi Ketupat 2020, Polisi Putar Balik 28 Ribu Pemudik

fokusmedan : Perintah larangan mudik selama pandemi virus corona atau Covid-19 masih terus diterapkan lewat penyekatan jalan di seluruh wilayah Indonesia. Hingga Senin 4 Mei 2020, tercatat sudah 28 ribu lebih pemudik yang diputar balik.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, puluhan ribu pengendara yang diputar balik itu terindikasi kuat akan melakukan mudik saat pemeriksaan.

“28.093 kendaraan meliputi kendaraan pribadi dan kendaraan umum,” tutur Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/5).

Asep menyebut, total jumlah tersebut mencakup penanganan di seluruh Polda. Sementara untuk hari ini, data yang tercatat di antaranya Polda Metro Jaya 1093 kendaraan, Polda Jawa Barat 395 kendaraan, Polda Jawa Timur 481 kendaraan, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta 22 kendaraan, Polda Banten 206 kendaraan, Polda Lampung 61 kendaraan, dan Polda Jawa Tengah 137 kendaraan.

“Mari kita patuhi dan taati kebijakan larangan mudik,” jelas Asep.

Larang Mudik

Pemerintah Indonesia sudah resmi melarang kegiatan mudik untuk menekan penularan virus Corona Covid-19. Meskipun demikian, masih saja banyak pemudik yang nekat pulang ke kampung halaman dengan berbagai cara.

Beberapa upaya yang sudah dilakukan oleh pemudik adalah bersembunyi di toilet bus, setelah itu rela bersembunyi di tumpukan kerupuk, dan yang terakhir adalah menyewa towing lalu bersembunyi di dalam mobil yang tertutup oleh cover.

Berdasarkan unggahan @agoez_bandz di Instagram, upaya menyewa towing pun berujung dengan kegagalan. Kendaraan towing tersebut harus berputar balik di pos Batas Taman Unyil Ungaran.

“Demi bisa balik ke kampung, nekat sewa towing..Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) kendaraan diminta putar balik di pos Batas Taman Unyil Ungaran, modus pemudik dengan jasa Towing akhirnya ketahuan juga..”, tulis akun tersebut sebagai caption.(yaya)