Sanksi melanggar Perwal Nomor 11 Tahun 2020, KTP warga ditarik

fokusmedan : Berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Karantina Kesehatan dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid 19) di Kota Medan, diwajibkan setiap warga yang keluar rumah wajib menggunakan masker.

Peraturan yang terdiri dari 23 pasal dan 12 BAB itu menjelaskan tentang adanya sanksi yang diterapkan bagi warga yang tidak menggunakan masker ketika berada di luar rumah.

“Bagi warga yang membandel dan tidak menggunakan masker ketika keluar rumah akan dikenakan sanksi berupa penarikan KTP,” tegasnya.

Ia membeberkan, pihaknya juga telah melakukan penyaluran masker secara serentak kepada seluruh warga Kota Medan sebagai langkah awak menjalankan Perwal tersebut, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat tidak menggunakan masker terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah.

“Hari ini saya dan Jajaran Pemko Medan mulai dari Camat, Lurah hingga Kepala Lingkungan (Kepling) secara masif akan membagikan masker kepada seluruh masyarakat guna  memutus mata rantai Covid 19 di Kota Medan agar tidak semakin meluas,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, Perwal tersebut menjelaskan adanya pelarangan kepada pengusaha atau pedagang khususnya yang bergerak dibidang kuliner agar tidak melayani makan ditempat.

“Jadi, diwajibkan bagi pengusaha kuliner agar hanya melayani pemesanan take away maupun melalui aplikasi pemesanan makanan online. Jika ditemukan pengusaha yang masih menyediakan meja dan kursi serta memfasilitasi kerumunan orang, kami juga akan menindak melalui sanksi pencabutan izin usahanya,” ungkapnya.

Selanjutnya, hal itu juga termasuk dengan diberlakukannya karantina rumah yang diberlakukan bagi warga yang masuk kategori Pelaku Perjalanan (PP), Orang Tanpa gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ringan.

“Termasuk juga yang dikarantina di rumah sakit dan warga yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berat serta yang positif Covid-19,” pungkasnya.(rio)