Kejahatan Meningkat Saat Pandemi, Ini 4 Langkah Polri Jamin Keamanan Masyarakat

fokusmedan : Pandemi Covid-19 serta penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah di Indonesia membuat masyarakat kesulitan untuk bekerja maupun beraktivitas.

Kesulitan tersebut membuat beberapa kalangan kehilangan pekerjaannya. Selain itu sulitnya mengakses bantuan dari pemerintah juga memicu peningkatan tindak kejahatan di masa pandemi ini.

Dilansir dari Liputan6, dalam rentang 6-19 April 2020, terjadi peningkatan sebesar 11,8% kasus kejahatan. Mengantisipasi hal tersebut jajaran kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan 4 langkah strategis untuk mengantisipasi kejadian yang merugikan tersebut.

Melakukan  Pemetaan Sesuai Aktifitas Tindakan Kejahatan

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, upaya Polri yang pertama adalah melakukan upaya pemetaan sesuai seringnya tindak kejahatan yang sering terjadi.

“Menghadapi semua ini, pertama perintah kapolda kita melakukan pemetaan, mana kriminal tinggi misalnya kayak bongkar minimarket, begal, hoaks petakan dulu masing-masing wilayah oleh polres jajaran juga,” kata Yusri.

Yusri menambahkan, jika langkah pemetaan tersebut akan dilihat dari jenis kejahatan, jam rawan, hingga modusnya seperti apa. Lalu akan dibentuk sebuah tim khusus untuk mengawasi dan menjaga tempat-tempat yang rawan.

“Apa tim khususnya? Contoh di Jaktim ada Tim Rajawali. Jadi lebih meningkatkan patroli di daerah daerah-daerah yang sudah dipetakan itu yang rawan itu. Setelah itu adakan razia di jam dan tempat rawan tapi dengan waktu berbeda-beda biar orang nggak bisa baca,” kata Yusri.

Menggalakkan Kegiatan Preventif

Yusri jugamengimbau masyarakat agar bisa berperan aktif untuk ikut menjaga keamanan lingkungan. Di masa pandemi dan PSBB akan banyak masyarakat yang berdiam diri di rumah sehingga lingkungan sosial menjadi kosong. Artinya masyarakat jangan sampai lengah dalam masa sekarang ini.

Selain itu menurut Yusri, untuk menghindari kejahatan di jalanan pihaknya mengimbau masyarakat agar sebisa mungkin jangan pergi keluar rumah tanpa urusan yang mendesak. Jika memang harus pergi sebisa mungkin didampingi oleh kerabat terdekat dan mencari rute yang teraman.

Melaksanakan Patroli

Selama masa pandemi tindak kejahatan akan marak terutama di kawasan jalanan, maka dari itu pihaknya akan berupaya melakukan patroli secara rutin untuk memberantas kejahatan jalanan seperti begal, pencurian, pungutan liar, dan tindakan premanisme yang dapat meresahkan masyarakat.

Selain itu pihaknya juga akan turut aktif melibatkan elemen keamanan lainnya seperti TNI serta aparat pemerintah daerah (pemda) saat melaksanakan patroli keamanan selama masa pandemi Covid-19.

Mengeluarkan Tindakan Tegas Terukur

Menurutnya ini penting dilaksanakan jika keadaanya terdesak, salah satunya adalah dilakukan penembakan di tempat terhadap pelaku yang membahayakan dan meresahkan masyarakat.

“Terakhir, kami kepolisian akan menindak tegas dan terukur bagi para pelaku-pelaku yang coba meresahkan masyarakat,” kata Yusri.(yaya)