Waspada Covid-19 Tanpa Gejala, Begini Cara Mendeteksi Virus dalam Tubuh

fokusmedan : Pandemi virus corona membuat hampir semua orang menjadi kalang kabut. Sebagian besar masyarakat menjadi sangat sensitif jika ada seseorang yang bersin, batuk ataupun demam di sekitarnya.

Bahkan, mereka juga sangat sensitif dengan kesehatan tubuhnya. Tak jarang, mereka merasa takut jika dirinya tertular saat tiba-tiba bersin, batuk ataupun panas dalam. Padahal, penderita virus corona ada yang tidak mengalami gejala apapun.

Cara Mendeteksi Corona

Di beberapa kasus, pasien virus corona tidak mengalami gejala tertentu. Bahkan, secara kasat mata dan fisik, pasien dikatakan sehat. Mereka kemudian dikenal sebagai Orang tanpa gejala (OTG).

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan ada cara untuk mendeteksi Covid-19 dalam tubuh OTG. Salah satunya dengan menggunakan metode pemeriksaan Swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Bisa yang disebut OTG langsung SWAB atau PCR bisa saja virus tertangkap diuji positif,” kata Wiku di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (15/4).

Dari Cairan Dahak dan Hiding Pasien

Lebih lanjut, Wiku Adisasmito menjelaskan, Swab merupakan metode uji laboratorium dengan cara mengambil cairan tubuh seseorang. Tentu saja, cairan tubuh yang mengandung banyak virus. Biasanya, cairan yang diambil dari dalam hidung maupun dahak seseorang.

“Yang diambil cairan tubuh paling banyak mengandung virus, SWAB adalah teknik usap pakai alat diusap,” ujar Wiku.

Dilakukan Oleh Tim Medis

Metode ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Wiku Adisasmito menegaskan pengambilan tes Swab harus dilakukan oleh tim medis yang ahli. Hal ini lantaran akan mempengaruhi hasil dari pemeriksaan itu sendiri.

“Yang lakukan orang yang ahli. Caranya juga harus benar ini jauh lebih akurat,” ucap Wiku.

“OTG itu bisa saja orang memang sehat memang tidak ada virusnya. Kedua, OTG adalah orang kelihatan sehat padahal dia ada virus di dalam tubuhnya,” sambungnya.

Memutus Ramtai Penularan dengan Masker

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mensosialisasikan penggunaan masker pada masyarakat. Menurutnya, salah satu cara memutus rantai penyebaran virus corona adalah dengan menggunakan masker. Ini juga menjadi cara termudah bagi masyarakat untuk dilakukan.

“Itu (masker) salah satu cara memutus, bukan satu-satunya. Karena ada yang lain yang harusnya kita lakukan untuk memutus (rantai penularan),” paparnya.

Harus Digunakan Secara Tepat

Kendati begitu, penggunaan masker juga harus dilakukan secara tepat dan benar. Terdapat dua kategori dalam penggunaan masker. Pertama bagi mereka yang merasa sakit atau memiliki gejala terinfeksi virus corona. Kedua penggunaan masker untuk semua masyarakat yang sehat.

“Kalau (misalkan) saya punya virus di dalam saya, saya pakai masker enggak ada gunanya. Kan saya sudah punya virusnya. Maka saya melindungi orang lain. Dari itu, orang lain harus melindungi kita. Caranya dia juga pakai masker. Mari kita sama sama melindungi,” pungkasnya.(yaya)